Breaking News:

Video Berita

VIDEO: Laporkan Dugaan Pidana Pemilu, Kelmi: Kami Minta Paslon Nomor 3 didiskualifikasi

Tak tanggung, pelapor membawa sejumlah barang bukti mulai dari video dan foto yang telah diautentifikasi oleh para saksi yang

TRIBUNPEKANBARU.COM, PASIRPANGARAIAN - Drama PSU di Kabupaten Rokan Hulu terus berlanjut di Bawaslu Rokan Hulu. Aksi berbalas lapor pun berlangsung di kantor Bawaslu oleh masing-masing pendukung.

Pada Minggu (18/4) siang, Tim Koalisi Skawan beserta Paslon Nomor 2 Sukiman-Indra Gunawan beserta puluhan massa pendukung mendatangi Bawaslu Rokan Hulu di Jalan Imam Baqi Desa Babussalam Pasir Pangaraian.

Kedatangan tersebut adalah untuk melaporkan dugaan pidana pemilu dilakukan oleh pendukung Paslon Nomor 3 Hafith Syukri-Erizal ST di Kecamatan Tambusai Utara.

Ketua Tim Koalisi Skawan Kelmi Amri angkat suara terkait hal tersebut. Dalam konferensi persnya dia mengatakan, bahwa pihaknya melapor dengan membawa barang bukti berupa video dan foto serta saksi atas laporan tersebut.

"Kami sebagai pendukung Paslon Nomor 2 Sukiman-Indra Gunawan tidak melakukan reaksi apa-apa terhadap apa yang Paslon Nomor 3 lakukan di lapangan dan tuduhan-tuduhannya terhadap kami," kata Kelmi.

"Namun, kali ini kami tak bisa diam dan kami melakukan laporan kepada Bawaslu Rohul untuk segera mendiskualifikasi Paslon Nomor 3 dari proses Pilkada karena telah melakukan kecurangan dan tindakan tidak hormat," bebernya.

Bukan tanpa alasan, menurut Kelmi, pihaknya telah lama bersabar dalam menghadapi tindakan Paslon Nomor 3 dan pendukungnya di lapangan.

Kelmi menyebut, mulai dari tidak mengakui putusan hasil Pilkada dengan melakukan banding hingga menuduh Paslon Nomor 2 Sukiman-Indra Gunawan sering berkeliaran di kawasan 25 TPS pelaksanaan PSU di Tambusai Utara.

"Kali ini kami tidak mau sabar dan akan terus melakukan pelaporan ke Bawaslu Rohul mulai hari ini dan seterusnya. Termasuk besok. Besok kita akan masukkan laporan kembali," papar Kelmi.

Adapun laporan dari Tim Koalisi Skawan ke Bawaslu Rokan Hulu dilakukan atas nama Hardy Chandra sebagai anggota Tim Koalisi Skawan.

Tak tanggung, pelapor membawa sejumlah barang bukti mulai dari video dan foto yang telah diautentifikasi oleh para saksi yang turut dibawa pada saat memasukkan laporan.

"Kawan-kawan media tunggu saja. Besok kita akan melapor lagi dengan barang bukti yang sudah disiapkan," tandasnya. (Mad)

(Tribun Pekanbaru/Syahrul Ramadhan)

Penulis: Syahrul
Editor: David Tobing
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved