Breaking News:

55 Ribu Lebih Pelanggaran Lalu Lintas Terekam Kamera ETLE di Pekanbaru Sejak Beroperasi

Sejak jajaran Polda Riau resmi mengoperasikan sistem ETLE atau tilang elektronik, puluhan ribu pelanggaran terekam kamera.

Penulis: Rizky Armanda | Editor: Ariestia
Tribun Pekanbaru/Dodi Vladimir
Sejak jajaran Polda Riau resmi mengoperasikan sistem Electronic Traffic Law Enforcement (ETLE) atau tilang elektronik di Pekanbaru, puluhan ribu pelanggaran terekam kamera itu. 

TRIBUNPEKANBARU.COM, PEKANBARU - Sejak jajaran Polda Riau resmi mengoperasikan sistem Electronic Traffic Law Enforcement (ETLE) atau tilang elektronik di Pekanbaru, puluhan ribu pelanggaran terekam kamera itu.

Sistem ETLE di-launching secara nasional oleh Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo, Selasa (23/3/2021) lalu.

ETLE adalah penegakan hukum di bidang lalu lintas yang berbasis teknologi informasi, dengan menggunakan perangkat elektronik berupa kamera atau alat yang dapat mendeteksi berbagai jenis pelanggaran.

Sistem ini pun dapat menyajikan data kendaraan bermotor secara otomatis, atau automatic number plate recognition.

ETLE sementara baru diberlakukan di Kota Pekanbaru. Ada sekitar 4 kamera pemantau yang telah terpasang di 4 titik di Kota Bertuah.

Ke depan, kamera pemantau akan ditambah.

Bahkan ETLE juga akan dikembangkan di kabupaten dan kota lainnya di Riau.

Setelah resmi dioperasikan, sistem ETLE ini terlebih dahulu memasuki masa sosialisasi ke masyarakat selama 1 bulan.

Setelah itu, barulah penegakan hukum akan dilakukan oleh petugas terhadap para pelanggar.

Terhitung sejak dioperasikan mulai 23 Maret 2021, kamera ETLE ini sudah merekam puluhan ribu pelanggaran.

Halaman
123
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved