Breaking News:

Kasus Meninggal Akibat Covid-19 di Bengkalis Bertambah 2, Angka Kematian Menjadi 77 Kasus

Kasus pasien meninggal akibat Covid-19 di Bengkalis kembali bertambah dua pasien hingga Senin petang kemarin.

Penulis: Muhammad Natsir | Editor: Ariestia
Ist
Pemakaman jenazah pasien Covid 19 Bengkalis beberapa waktu lalu. Kasus pasien meninggal akibat Covid-19 di Bengkalis kembali bertambah dua pasien hingga Senin petang kemarin. 

TRINBUNPEKANBARU.COM, BENGKALIS - Kasus pasien meninggal akibat Covid-19 di Bengkalis kembali bertambah.

Tambahan pasien Covid-19 hingga Senin petang kemarin sebanyak dua pasien, secara menyeluruh sepanjang pandemi ini sudah 77 pasien yang meninggal akibat Covid-19 di Bengkalis.

Hal ini diungkap Juru Bicara Satgas Covid-19 Bengkalis Popi Yulia Santisa, Selasa (20/4) siang. Menurut Popi dua pasien meninggal tersebut merupakan warga Kecamatan Mandau dan Bathin Solapan.

"Untuk warga kecamatan Mandau meninggal dunia sebelumnya sempat di rawat di Rumah Sakir Awal bross. Sedangkan pasien meninggal di kecamatan Bathin Solapan sebelum meninggal sempat di rawat di RSUD Mandau," tambahnya.

Popi mengungkapkan, selain kasus meninggal, kasus positif Covid-19 Bengkalis juga masih mengalami peningkatan. Senin kemarin penambahan kasus positif sebanyak sembilan pasien.

Dengan tambahan tersebut total kasus Covid-19 di Bengkalis mencapai angka 2.504 kasus. Sebanyak 2.300 sudah dinyatakan sembuh, tujug belas diantaranya baru kemarin dinyatakan sembuh.
"Sisanya sebanyak 127 pasien saat ini masih menjalani isolasi mandiri dan ada sebagian yang di rawat di rumah sakit rujukan Covid-19," terang Popi.

Satgas Covid-19 Bengkalis terus mengingatkan masyakata Bengkalis untuk mematuhi protokol kesehatan. Terutama saat beraktifitas diluar rumah dengan selalu menggunakan masker dan menjaga jarak.

Terjebak Euforia Vaksinasi Lupakan Prokes,Penyebab Tingginya Kasus Covid-19 di Riau Diungkap dr Yovi

Terjebak euforia vaksinasi lalu lupa protokol kesehatan atau prokes. Penyebab tingginya kasus Covid-19 di Riau diungkap dr Yovi.

Juru Bicara (Jubir) Satgas Penanganan Covid-19 Provinsi Riau dr Indra Yovi mengingatkan masyarakat untuk tidak terjebak pada euforia vaksinasi Covid-19.

Halaman
123
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved