Breaking News:

Militer China Dituding Retas Ratusan Perusahaan Dan Penelitian Jepang, Dua WNA China Dicurigai

Tudingan ini bukannya pertama kali mengarah ke militer China. Saat ini, kasus tersebut sedang diselidiki oleh Kepolisian Tokyo.

unsplash @mbaumi
Ilustrasi 

Kementerian Pertahanan Jepang menyatakan, serangan dunia maya adalah bagian dari peningkatan ancaman keamanan dari China karena negeri tembok raksasa menjadi lebih tegas di kawasan itu. 

Ini menjadi kekhawatiran bersama yang dibahas dalam pembicaraan 16 April lalu di Gedung Putih antara Presiden Amerika Serikat Joe Biden dan Perdana Menteri Jepang Yoshihide Suga.

Di Beijing, juru bicara Kementerian Luar Negeri China Wang Wenbin mengatakan, serangan dunia maya adalah tantangan umum yang dihadapi oleh semua negara dan memperingatkan Jepang agar tidak salah menuduh Tiongkok.

“Spekulasi yang tidak berdasar seharusnya tidak diizinkan. China dengan tegas menentang negara atau institusi mana pun yang menggunakan serangan siber untuk melemparkan lumpur ke China atau untuk melayani tujuan politik tercela dengan masalah keamanan siber," ujarnya.

"China bersedia memperkuat dialog dan kerjasama dengan semua pihak untuk bersama-sama mengatasi ancaman keamanan siber," ujarnya, seperti dilansir Channel News Asia.

(*)

Editor: Guruh Budi Wibowo
Sumber: Kontan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved