Breaking News:

Video Berita

VIDEO: Polisi Sebut Petugas Bea Cukai Diserang OTK Saat Buru Mobil Angkut Barang Ilegal

Kronologi kejadian bermula saat petugas melakukan pengejaran terhadap kendaraan yang diduga membawa barang ilegal.

Penulis: Rizky Armanda | Editor: David Tobing

TRIBUNPEKANBARU.COM, PEKANBARU - Inisiden penyerangan oleh puluhan Orang Tak Dikenal (OTK) terhadap petugas dan mobil Dinas Bea Cukai di Pekanbaru tengah diselidiki Polisi.

Duiketahui,  puluhan OTK melakukan tindakan brutal dengan menyerang petugas dan mobil dinas Kanwil Direktorat Jenderal Bea Cukai Provinsi Riau, Senin (19/4/2021) malam tadi.

Akibatnya seorang petugas mengalami luka-luka dan dirawat dirumah sakit.

Semetara itu kendaraan mobil dinas mengalami rusak berat dan kini diamankan di Polresta Pekanbaru.

Kapolresta Pekanbaru Kombes Pol Nandang Mu'min Wijaya melalui Kasat Reskrim Kompol Juper Lumban Toruan membenarkan peristiwa tersebut.

Kronologi kejadian bermula saat petugas melakukan pengejaran terhadap kendaraan yang diduga membawa barang ilegal.

Petugas Bea Cukai kemudian melakukan pembuntutan. Sehingga mobil yang dimaksud, berhasil dihentikan di kawasan Jalan Juanda, Pekanbaru.

"Namun pada saat disetop, pengendara mobil bukannya turun dan malah memanggil kawan-kawannya yang berkisar 20 orang," kata Kompol Juper.

Para pelaku disebutkan Kasat Reskrim, datang dengan menggunakan 3 unit mobil.

Mereka langsung menyerang petugas Bea Cukai dan melakukan pengrusakan terhadap mobil dinas petugas Bea Cukai yang digunakan pada saat itu.

Akibat kejadian ini, seorang petugas Bea Cukai mengalami luka dibagian kepala. Korban sedang dirawat di rumah sakit.

Sementara petugas Bea Cukai yang lain, ketika itu masih sempat menyelamatkan diri dari aksi penyerangan.

"(Para pelaku) ada yang menggunakan batu, kayu, dan tangan kosong," ungkap Kompol Juper lagi.

Ditambahkan mantan Kasatres Narkoba Polresta Pekanbaru ini, pihaknya yang mendapat laporan tentang kejadian itu, langsung turun ke lokasi.

"Kita lakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP), mencatat saksi-saksi, intrograsi, kita lakukan penyelidikan terhadap keberadaan terduga pelaku," pungkasnya.(Tribunpekanbaru.com/Rizky Armanda)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved