Jumat, 29 Mei 2026
Pemko Pekanbaru
Super Hub Pemko Pekanbaru

Hilang Saat Mencari Rumput, Jasad Pria Ini Ditemukan Mengapung di Parit Kanal

Seorang pria dilaporkan hilang diterkam buaya saat mencari rumput pakan ternak bersama dua rekannya di parit kanal PT KAM Kabupaten Banyuasin.

Tayang:
Editor: M Iqbal
TRIBUNPEKANBARU.COM/JOHANNES TANJUNG
Ilustrasi. Foto mayat mengapung 

TRIBUNPEKANBARU.COM, BANYUASIN - Seorang pria dilaporkan hilang diterkam buaya saat mencari rumput pakan ternak bersama dua rekannya di parit kanal PT KAM Kabupaten Banyuasin.

Ia akhirnya tewas. Tubuhnya ditemukan mengapung di pinggiran parit kanal, kurang sekitar lebih 50 meter dari TKP

Sebelum ditemukan tewas, awalnya korban dikabarkan hilang oleh warga.

Korban diketahui bernama Umar Bahuri (48) warga RT 2 Dusun 2, Desa Santan Sari, Kabupaten Banyuasin.

Dalam kesehariannya, korban bekerja sebagai pemotong karet.

Baca juga: Mantan Pelatih Inter Milan Roberto Mancini Masuk Kandidat Pengganti Andrea Pirlo di Juventus

"Saya kurang tahu pasti seperti apa kronologinya karena juga kejadiannya tidak di wilayah kami. Tapi informasi yang saya terima, korban saat itu lagi cari rumput," kata Kepala Desa Santan Sari, Ismail saat dikonfirmasi melalui pesan singkat whatsapp, Senin (19/4/2021).

Kabar tersebut pun viral di sosial media.

Dalam posting tersebut ditampilkan video keramaian warga memadati lokasi kejadian untuk membantu proses evakuasi korban.

Kronologi kejadian

Korban Umar Bahori (45) diketahui menghilang, Senin (19/4/2021) pagi.

Korban dilaporkan hilang diterkam buaya saat mencari rumput pakan ternak bersama dua rekannya di parit kanal PT KAM Kabupaten Banyuasin.

Baca juga: Mahasiswi di Kuansing Digerebek Warga di Rumah Kos, Kepergok Lagi Dibopong Pacar, Ngapain?

Kasat Reskrim Polres Banyuasin AKP M Ikang mengatakan, setelah mendapat laporan, petugas dibantu warga melakukan upaya pencarian.

Bahkan pencarian korban dilanjutkan sampai malam hari.

Bersama warga, pencarian juga dibantu alat berat berupa excavator dari PT KAM untuk menarik atau membendung aliran parit kanal.

Baca juga: Warganet Prihatin Bantuan Ala Kadar Korban Bencana di NTT : Mirip Tugas Kelompok Pramuka Anakku

Hingga akhirnya korban berhasil ditemukan, Selasa (20/4/2021) sekira pukul 03.05 WIB.

"Saat ditemukan jenazah korban terlihat mengapung di pinggiran parit kanal, kurang sekitar lebih 50 meter dari TKP," ujarnya.

Kemudian jasad korban dibawa ke pinggir irigasi.

Selanjutnya dengan excavator milik perusahaan jenazah korban diangkat dari parit.

"Dari informasi Kades Santan Sari, ada beberapa bagian tubuh korban yang sudah tidak utuh," ujarnya.

Jenazah korban kemudian dibawa ke rumah duka untuk dibersihkan kemudian dimakamkan.

"Korban sudah dikebumikan di pemakaman tempat tinggalnya di Dusun II Sakatiga Desa Santan Sari," ujarnya.

Penulis: Shinta Dwi Anggraini

Sebagian dari artikel ini telah tayang di TribunSumsel.com dengan judul Kronologi Penemuan Korban Diterkam Buaya, Jasad Mengapung di Parit 50 Meter dari Lokasi Hilang dan di Tribunnews.com dengan judul Seorang Pria Tewas Diterkam Buaya di Banyuasin, Berawal Saat Korban Mencari Rumput Bersama Rekannya, https://www.tribunnews.com/regional/2021/04/21/seorang-pria-tewas-diterkam-buaya-di-banyuasin-berawal-saat-korban-mencari-rumput-bersama-rekannya?page=all.

Sumber: Tribunnews
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved