Rintihan Hati Guru Bantu Provinsi di Kuansing,4 Bulan Tak Gajian,Terpaksa Nunggak Kontrakan, Ngutang
Rintihan hati guru bantu provinsi di Kuansing,4 bulan tak gajian,terpaksa nunggak kontrakan hingga ngutang
Penulis: Dian Maja Palti Siahaan | Editor: Nurul Qomariah
TRIBUNPEKANBARU.COM, TELUK KUANTAN - Rintihan hati guru bantu provinsi di Kuansing,4 bulan tak gajian,terpaksa nunggak kontrakan hingga ngutang.
Guru bantu provinsi di Kabupaten Kuansing Riau memohon pada pemerintah agar gaji mereka sejak Januari bisa dibayarkan.
Sebab para guru bantu sangat membutuhkan gaji tersebut.
"Kami memohon pada pemerintah bisa dibayarkan gaji kami sejak Januari," pinta Ketua Guru Bantu Provinsi di Kuansing, Gusri pada Tribunpekanbaru.com Rabu (21/4/2021).
Diakuinya, permasalahan gaji provinsi ini terjadi di seluruh Provinsi Riau. Bukan hanya di Kuansing.
Biasanya, katanya, pertengahan April sudah cair. Namun kali ini sudah memasuki akhir April tak kunjung cair dan belum ada kejelasan.
Gaji yang tersendat mulai sejak Januari 2021. Artinya, gaji guru bantu sudah tertunggak empat bulan. Guru bantu provinsi ini untuk tingkat SMA.
"Kami nggak terlalu tahu di mana permasalahannya sehingga tersendat. Agak lama sekarang. Kami hanya ingin gaji dibayar," ucapnya.
Di Kuansing sendiri, ada 507 orang guru bantu provinsi. Dikatakannya, para guru bantu sudah kesusahan akibat gaji yang tersendat ini.
"Ada guru kita yang nunggak kontrakan rumahnya. Ada yang kredit di bank. Belum lagi kebutuhan dapur," ucapnya lirih.
Walau gaji tersebut, para guru bantu masih menjakankan kewajibannya. Yakni mengajar murid di sekolah.
Plt kepala Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) Kuansing, Masrul Hakim membenarkan gaji guru bantu propinsi belum dibayar sejak Januari.
"Iya. Guru bantu propinsi belum terima gaji," kata Plt kepala Disdikpora Kuansing, Masrul Hakim, Rabu (21/4/2021).
Masrul mengatakan untuk guru bantu propinsi terkendala akibat dokumen pelaksanaan anggaran (DPA) pergeseran.
"BPKAD buat DPA pergeseran dulu. Kalau Dana Bankue (Bantuan Keuangan) sudah masuk ke DPA pergeseran, kita akan ajukan langsung," katanya.
Gaji guru bantu propinsi berasal dari Pemprov Riau.
4 Bulan Belum Terima Gaji
Sebelumnya, seluruh guru bantu di Kuansing, baik guru bantu propinsi dan guru bantu kabupaten, ternyata belum menerima gaji satu peser pun sejak Januari 2021.
Ini dipastikan pihak Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olahraga (Diadikpora) Kuansing.
"Iya. Guru bantu propinsi dan kabupaten belum terima gaji," kata Plt kepala Disdikpora Kuansing, Masrul Hakim, Selasa (20/4/2021).
Guru bantu provinsi di Kuansing sendiri sebanyak 507 orang. Guru bantu provinsi ini untuk tingkat SMA.
Sedangkan untuk guru bantu kabupaten untuk tingkat SD dan SMP. Diperkirakan jumlahnya lebih dari guru bantu provinsi.
Masrul mengatakan untuk guru bantu provinsi terkendala akibat dokumen pelaksanaan anggaran (DPA) pergeseran.
"BPKAD buat DPA pergeseran dulu. Kalau Dana Bankeu (Bantuan Keuangan) sudah masuk ke DPA pergeseran, kita akan ajukan langsung," katanya.
Gaji guru bantu provinsi berasal dari Pemprov Riau. Sedangkan gaji guru bantu kabupaten berasal dari APBD Pemkab Kuansing.
Sedangkan kendala gaji guru bantu kabupaten, juga hal yang sama. Yakni SK guru belum dibagikan dan lainnya.
"Kalau yang guru bantu kabupaten, itu uang persediaan (UP) belum ada. Kita juga lagi menghitung," katanya.
Besaran gaji guru bantu propinsi sendiri sebesar Rp 2 juta per bulan. Sedangkan besaran gaji guru bantu kabupaten sebesar Rp 1.200.000 per bulan.
Sebelumnya, koordinator guru bantu propinsi di Kuansing, Gusri mengatakan hal yang sama pada Tribunpekanbaru.com .
"Sejak Januari memang belum ada gajian," kata Gusri.
( Tribunpekanbaru.com / Palti Siahaan )