Breaking News:

Waspada, Ada Takjil Mengandung Pewarna Bukan Makanan di Kota Pekanbaru, Ini Bahayanya Bagi Tubuh

Waspada, ada takjil mengandung pewarna bukan makanan di Kota Pekanbaru Riau. Berikut ini bahayanya bagi tubuh jika dikonsumsi

Penulis: Fernando
Editor: Nurul Qomariah
Tribun Pekanbaru/Doddy Vladimir
Waspada, Ada Takjil Mengandung Pewarna Bukan Makanan di Kota Pekanbaru, Ini Bahayanya Bagi Tubuh. Foto: Petugas BBPOM Pekanbaru melakukan uji sampel jajanan takjil. 

Ada sejumlah kandungan bahan berbahaya yang kerap ditemukan dalam makanan. Bahan tersebut yakni formalin, boraks, Rhodamin B dan methanyl yellow.

"Kita ingin memastikan tidak ada takjil yang mengandung bahan berbahaya," terangnya.

Bahaya Rhodamin B 

Rhodamin B adalah zat warna sintetis berbentuk serbuk kristal berwarna kehijauan, berwarna merah keunguan dalam bentuk terlarut pada konsentrasi tinggi dan berwarna merah terang pada konsentrasi rendah.

Pemerintah telah melarang penggunaan rhodamin B untuk makanan dalam Peraturan Menteri Kesehatan Republik Indonesia Nomor : 239/ Menkes/ Per/ V/ 1985 tentang zat warna tertentu yang dinyatakan sebagai bahan berbahaya.

Jika dikonsumsi berulang-ulang rhodamin B dapat menimbulkan efek toksik akumulatif yang tidak langsung muncul.

Efek toksik baru terlihat beberapa tahun kemudian. Ini sangat berbahaya, karena sebagian besar konsumen tidak mengetahui adanya rhodamin B dalam makanan yang mereka konsumsi.

Parahnya lagi mereka tidak mengetahui bahwa tubuh mereka telah dirusak perlahan-lahan oleh zat berbahaya ini.

Rhodamin B dapat menyebabkan iritasi saluran pernafasan, iritasi kulit, iritasi pada mata, iritasi pada saluran pencernaan, keracunan, gangguan hati atau liver, dan yang paling serius adalah kanker hati.

Belakangan juga terungkap bahwa bahan pewarna berbahaya ternyata dapat mempengaruhi fungsi otak termasuk gangguan perilaku pada anak sekolah.

Halaman
123
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved