Breaking News:

Banyak Klub Mundur dari Liga Super Eropa, UEFA Disebut Tawarkan Segepok Uang

Rontoknya perwakilan Liga Inggris dinilai membuat proyek yang diinisiasi 12 klub elite Eropa itu berada di ambang kehancuran. 

Paul ELLIS, Pierre-Philippe MARCOU, Odd ANDERSEN, Marco BERTORELLO, Daniel LEAL-OLIVAS, Paco SERINELLI, Isabel INFANTES, Isabella BONOTTO, Tim KEETON, Jose Manuel RIBEIRO / AFP
Logo klub sepak bola Eropa berikut ini: (atas, kiri ke kanan) Liverpool pada tanggal 30 Mei 2019 di Madrid; Manchester United pada 5 Juli 2013 di Manchester; Arsenal pada 2 Maret 2019 di London; Chelsea pada 13 Maret 2020 di London; Manchester City pada 10 April 2021 di Manchester; Tottenham Hotspur pada 2 Maret 2019 di London; (bawah, Kiri-Kanan) Real Madrid pada 20 Mei 2014 di Lisbon; Barcelona pada 28 September 2016 di Moenchengladbach; Atletico Madrid pada 20 Mei 2014 di Lisbon; Juventus pada 26 Mei 2019 di Genoa; Inter Milan pada 7 April 2021 di Milan; dan AC Milan pada 10 September 2006 di Milan. Rencana untuk memisahkan diri Liga Super yang diumumkan oleh dua belas klub sepak bola paling kuat di Eropa membuat sepak bola Eropa mengalami krisis yang belum pernah terjadi sebelumnya pada tanggal 19 April 2021, dengan ancaman tindakan hukum dan kemungkinan larangan bagi pemain, seperti yang disebut presiden UEFA sebagai "spit in the wajah "untuk pendukung. Enam tim Liga Premier - Liverpool, Manchester United, Arsenal, Chelsea, Manchester City dan Tottenham Hotspur - bergabung dengan raksasa Spanyol Real Madrid, Barcelona dan Atletico Madrid dan trio Italia Juventus, Inter Milan dan AC Milan untuk meluncurkan kompetisi yang direncanakan. 

TRIBUNPEKANBARU.COM - Mundurnya enam klub raksasa alias The Big Six Liga Inggris dari European Super League atau Liga Super Eropa dikabarkan karena mereka tergoda iming-iming uang. 

The Big Six Liga Inggris telah mengeluarkan pernyataan resmi bahwa mereka mundur dari European Super League, hanya 48 jam dari pengumuman keikutsertaan mereka.

Chelsea dan Manchester City lebih dulu menyatakan batal mengikuti kompetisi yang diproyeksikan akan menjadi tandingan milik Asosiasi Sepak Bola Eropa (UEFA), seperti Liga Champions dan Liga Europa. 

Liverpool, Arsenal, Manchester United, dan Tottenham Hotspur kemudian mengikuti jejak Chelsea dan Manchester City untuk menggenapi mundurnya semua perwakilan Liga Inggris di Liga Super Eropa

Rontoknya perwakilan Liga Inggris dinilai membuat proyek yang diinisiasi 12 klub elite Eropa itu berada di ambang kehancuran. 

Meskipun demikian, menurut laporan Mundo Deportivo yang dikutip BolaSport.compenarikan The Big Six Liga Inggris dari European Super League tak menunjukkan kemenangan mutlak atas sepak bola.

Baca juga: VIRAL! Polwan Gadungan Unggah Video Bercumbu dengan Sesama Wanita

Baca juga: Posisi Pirlo Makin Kritis, Duo Eks Pelatih Inter Milan Ini Dikabarkan Tukangi Juventus

Baca juga: SINOPSIS Drakor Vincenzo Episode 17 Vincenzo: Aksi Balas Dendam

Mundo Deportivo melaporkan, kemarahan dari penggemar, pakar, pemain dan pelatih bukanlah satu-satunya faktor mengapa klub sekarang secara resmi memulai proses penarikan.

Media Spanyol itu mengeklaim bahwa Manchester United, Liverpool, Arsenal, Tottenham, Chelsea dan Manchester City tidak akan mundur karena ancaman tetapi karena mereka ditawari banyak uang.

Enam klub tersebut kompak mundur dari European Super League karena tergoda uang dalam jumlah besar yang telah ditawarkan oleh UEFA.

Namun, laporan tersebut menambahkan bahwa tawaran dari UEFA belum menjangkau klub-klub Spanyol.

Halaman
12
Penulis:
Editor: Firmauli Sihaloho
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved