Breaking News:

Rusia Tarik Pasukannya Di Perbatasan Usai Putin Diajak Ketemuan Presiden Ukraina

Mulai Maret hingga Juni nanti, lebih dari 28.000 pasukan dari 26 negara akan melakukan latihan di lebih dari 30 area pelatihan di selusin negara di Er

Editor: Guruh Budi Wibowo
ALEXEY NIKOLSKY / SPUTNIK / AFP
Presiden Rusia, Vladimir Putin 

Sebelumnya, Presiden Ukraina Volodymyr Zelenskyy mulai gerah dengan ulah Rusia yang mengumpulkan pasukannya di perbatasan. 

Diduga kuat, Rusia akan menginvansi Ukraina dalam waktu dekat.

Menanggapi reaksi Rusia, Zelenskyy pun menandatangani undang-undang pada Rabu (21/4) yang memungkinkan pemanggilan pasukan cadangan untuk dinas militer tanpa mengumumkan mobilisasi.

Mendapat persetujuan dari parlemen pada akhir Maret lalu, tindakan tersebut memungkinkan untuk secara signifikan meningkatkan kekuaran personel Angkatan Bersenjata Ukraina.

"Ini akan memungkinkan untuk segera melengkapi unit militer dari semua pasukan pertahanan dengan pasukan cadangan, sehingga secara signifikan meningkatkan efektivitas tempur mereka selama agresi militer," kata Kantor Kepresidenan Rusia, Rabu, seperti dikutip Al Jazeera.

Hanya, Kyiv juga telah menyerukan pembicaraan dengan Moskow, dalam upaya nyata untuk meredakan ketegangan yang terus berlanjut.

Dalam pidatonya kepada bangsa pada Selasa (20/4), Zelenskyy menantang Presiden Rusia Vladimir Putin untuk menemuinya di wilayah Donbas untuk pembicaraan guna mengakhiri konflik di daerah itu.

Presiden Ukraina, yang terpilih pada 2019 dengan janji untuk mengakhiri pertempuran, juga menuduh Rusia memainkan permainan ganda dengan berpartisipasi dalam negosiasi perdamaian sambil mengumpulkan pasukan di perbatasan Ukraina.

Gambar satelit terbaru menunjukkan ratusan kendaraan militer Rusia ditempatkan di berbagai pangkalan, lapangan tembak, dan kamp lapangan di sepanjang perbatasan dengan Ukraina

Lusinan pesawat tempur yang diparkir di pangkalan udara di Rusia Barat Daya dan Krimea juga terlihat.

"Sejumlah besar pasukan Rusia terkonsentrasi di dekat perbatasan kami," ujar Zelenskyy, seperti dikutip Al Jazeera. “Secara resmi, Rusia menyebut latihan militer. Secara tidak resmi, seluruh dunia menyebut ancaman”.

Halaman
123
Sumber: Kontan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved