Breaking News:

Video Berita

VIDEO: Triwulan I 2021, Realisasi Belanja APBN di Riau Terserap 24,41 Persen

Sedangkan, untuk realisasi TKDD sampai dengan triwulan I 2021 mencapai Rp5,75 triliun atau 27,64 persen dari pagu

TRIBUNPEKANBARU.COM-- Kementerian Keuangan melalui Kanwil Ditjen Perbendaharaan Provinsi Riau mencatat Realisasi belanja negara dalam APBN 2021 di wilayah Provinsi Riau per tanggal 31 Maret 2021, mencapai Rp7,08 triliun, atau 24,41 persen dari pagu Rp29 triliun.

Kepala Kanwil DJPb Provinsi Riau Ismed Saputra mengatakan, kontribusi realisasi APBN di Provinsi Riau itu ditopang oleh realisasi belanja pemerintah pusat melalui kementerian/lembaga (K/L) dan realisasi dana transfer daerah serta dana desa (TKDD). 

Untuk belanja K/L per 31 Maret 2021 angka realisasi tercatat sebesar Rp1,23 triliun atau 16,18% dari pagu Rp8,16 triliun.

Sedangkan untuk realisasi dana transfer ke daerah dan dana desa, per periode sama terealisasi sebesar Rp5,57 triliun atau 27,64% dari pagu Rp20,83 triliun.

"Dengan demikian realisasi untuk belanja K/L mengalami pertumbuhan sebesar 1,33% jika dibandingkan dengan 2020 secara yoy,” ujar Kepala Kanwil DJPb Provinsi Riau Ismed Saputra kepada Tribun, Kamis (22/4). 

Peningkatan itu jelas Ismed dipengaruhi oleh beberapa proyek pada tahun anggaran 2020 yang kemudian diluncurkan pada 2021 dan telah rampung pada triwulan I-2021.

"Kemudian, dorongan lainnya yakni belanja barang mulai membaik karena penyelenggaraan kegiatan berjalan dengan Prokes yang ketat," ucapnya.

Sedangkan, untuk realisasi TKDD sampai dengan triwulan I 2021 mencapai Rp5,75 triliun atau 27,64 persen dari pagu.

"Realisasi TKDD terdiri dari Dana Bagi Hasil (DBH) Rp2,9 triliun atau 52,73 persen dari pagu, Dana Alokasi Umum (DAU) Rp2,1 triliun atau 25,21 persen dari pagu, DAK Non Fisik Rp615 miliar atau 18,02 persen dari pagu, Dana Insentif Daerah (DID) Rp31,13 miliar atau 9,46 persen dari pagu, dan Dana Desa Rp80,45 miliar atau 5,42 persen dari pagu," ucap Ismed.

Sementara itu untuk DAK Fisik yang diberi pagu Rp1,67 triliun belum ada penyaluran. Sedangkan batas waktu penyampaian dokumen persyaratan penyaluran tahap I melalui aplikasi OMSPAN paling lambat tanggal 21 Juli 2021. 

Halaman
12
Penulis: Rino Syahril
Editor: didik ahmadi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved