Breaking News:

Kanal Perusahaan Jebol, Lahan Masyarakat di Batang Tuaka Inhil Terendam Tidak Bisa Tanam Padi

Keberadaan lahan ladang masyarakat Desa Pasir Emas, Kecamatan Batang Tuaka, Kabupaten Inhil, Riau terancam.

Istimewa
Kades Kuala Sebatu Yanti bersama pihak perusahaan dan terkait lainnya meninjau lokasi lahan yang terdampak jebolnya kanal perusahaan, belum lama ini. 

TRIBUNPEKANBARU.COM, BATANG TUAKA – Keberadaan lahan ladang masyarakat Desa Pasir Emas, Kecamatan Batang Tuaka, Kabupaten Inhil, Riau terancam.

Masyarakat tidak bisa menanam padi yang menjadi satu diantara andalan mata pencarian masyarakat karena ladang mereka terendam.

Pihak desa memperkirakan puluhan hektar lahan pertanian milik masyarakat tenggelam dan tidak bisa menanam padi.

Kepala Desa (Kades) Pasir Emas Abdul Rahman menjelaskan, hal ini terjadi karena dampak dari jebolnya kanal pembatasan lahan masyarakat dengan PT SAGM di Desa Kuala Sebatu dan Pasir Emas Kecamatan Batang Tuaka, Kabupaten Inhil.

“Tahun ini masyarakat gagal untuk melaksanakan penanaman padi di sawah karena tergenang oleh air. Kanal rusak parah, lahan kebun masyarakat terendam air dan akses jalan sulit dilewati serta memberikan dampak kepada desa kami,” ungkap Kades, Jumat (23/4/2021).

Selaku Kepala Desa dan mewakili masyarakat, Rahman berharap kepada pihak PT SAGM segera mengambil langkah serta solusi agar masyarakat bisa melaksanakan penanaman padi di sawah.

“Agar masyarakat tidak mengalami kegagalan pada tahun ini, perusahaan dan pihak terkait segera memberikan solusi. Peristiwa ini membuat masyarakat banyak yang di rugikan,” ungkap Rahman sapaan akrabnya.

Sebelumnya, Pemerintah Desa Kuala Sebatu, bersama Babinkamtibmas dan Babinsa telah mengecek dan berkoordinasi dengan Pihak PT.SAGM, Rabu (21/4/2021).

Kades Kuala Sebatu, Yanti, menuturkan, terdapat tiga lokasi yang terendam akibat jebolnya kanal perusahaan di Desa Kuala Sebatu, antara lain, yaitu, Parit Sejanda 2 (Afdeling 3), Parit 18 Usaha Bone (Afdeling 4) dan Parit Sialang Asam (Afdeling 2).

“Kebun masyarakat terendam air dan akses jalan sulit dilewati diketahui dikarenakan limpahan air dari PT.SAGM dan curah hujan yang tinggi. Kami akan koordinasi dengan pihak terkait untuk mencarikan solusinya, sebab ini sudah merugikan masyarakat,” ujar Yanti.

Sementara itu, Pihak PT.SAGM akan turun melihat lokasi yang terdampak jebolnya pembatas kanal untuk selanjutnya dilakukan pembersihan Parit Sejanda Dusun Panglima mengunakan alat berat.

“Hal ini guna mengalirkan genangan air yang merendam kebun warga dan genangan air yang membuat akses jalan sulit dilewati. Kita akan melaporkan kepada Manajer Kebun agar ada tindak lanjut,” ungkap PT.SAGM melalui Kasi PT.SAGM Yardi.

Ditambahkannya, pihak perusahaan akan menutup kembali kanal pembatas Air antara lahan masyarakat dan PT. SAGM yang rusak parah agar tidak semakin parah. (Tribunpekanbaru.com/T. Muhammad Fadhli).

Berita Inhil lainnya

Penulis: T. Muhammad Fadhli
Editor: Ariestia
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved