Breaking News:

Meledak Lagi,Hari Ini 15 Orang Terkonfirmasi Positif Covid-19 di Pelalawan,Tersebar di Kecamatan Ini

Meledak lagi, hari ini 15 orang terkonfirmasi Positif Covid-19 di Pelalawan Riau, tersebar di kecamatan ini

Tribun Pekanbaru/Johannes Tanjung
Meledak Lagi,Hari Ini 15 Orang Terkonfirmasi Positif Covid-19 di Pelalawan,Tersebar di Kecamatan Ini.Foto:Juru Bicara Satgas Covid-19 Pelalawan, Asril M.Kes 

TRIBUNPEKANBARU.COM, PANGKALAN KERINCI - Meledak lagi, hari ini 15 orang terkonfirmasi Positif Covid-19 di Pelalawan Riau, tersebar di kecamatan ini.

Jumat (23/4/2021), kasus baru Corona Virus Disease 2019 (Covid-19) di Kabupaten Pelalawan Riau kembali meningkat tajam. Penambahan pasien terjadi secara signifikan.

Terdata ada 15 warga Pelalawan yang terkonfirmasi positif Covid-19 berdasarkan hasil pemeriksaan swab yang dilakukan tenaga medis.

Pasien itu berasal dari dari Kecamatan Kerumutan, Kecamatan Pangkalan Lesung, Kecamatan Langgam, Kecamatan Ukui, Kecamatan Pangkalan Kerinci, dan Kecamatan Pangkalan Kuras.

Mereka menjalani perawatan di ruang isolasi rumah sakit di Kota Pekanbaru dan Pangkalan Kerinci seperti Rumah Sakit (RS) Syafira, RS Efarina, dan RSUD Selasih.

Adapun identitas para pasien yakni SP (47), MH (35), RS (42), TH (37), ST (67), SN 65, dan RW (44).

Kemudian NY (69), MS (50), LMP (34), ECS (30), DE (43), MGR (23), dan HR (59).

"Penambahan kebanyakan temuan dari pihak rumah sakit. Jadi pasien-pasien yang dirawat dilakukan pemeriksaan swab test," terang juru bicara Satgas Covid-19 Pelalawan, Asril M.Kes, kepada Tribunpekanbaru.com Jumat (23/4/2021).

Asril menerangkan, pihaknya melakukan tracing kontak erat terhadap pasien yang baru muncul.

Semua keluarga atau kerabat yang sempat kontak diperiksa langsung menggunakan rapid test antigen.

Tingkat akurasi rapid antigen mencapai 90 persen untuk mendeteksi Covid-19 pada tubuh seseorang. Jika dinyatakan positif akan dilanjutkan dengan swab test.

Kemudian disarankan untuk menjalani isolasi di rumah sakit apabila mengalami keluhan berat.

Sedangkan yang gejala ringan atau sama sekali tidak merasakan keluhan direkomendasikan untuk isolasi secara mandiri.

"Kita mendapat bantuan alat rapid Edy antigen kemarin dari provinsi. Jadi kita manfaatkan itu dalam tracing kontak erat pasien," ujar Asril.

( Tribunpekanbaru.com / Johannes Wowor Tanjung )

Penulis: johanes
Editor: Nurul Qomariah
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved