Breaking News:

Banjir di Pekanbaru, Penghuni Perumahan Pesona Harapan Indah Mulai Berbenah Saat Air Surut

Banjir di Pekanbaru, air yang menggenangi Perumahan Pesona Harapan Indah, Kota Pekanbaru, Minggu (25/4/2021) sudah surut.

Tribun Pekanbaru/Fernando Sikumbang
Banjir yang menggenangi Perumahan Pesona Harapan Indah, Kota Pekanbaru, Minggu (25/4/2021) sudah surut. Penghuni Perumahan Pesona Harapan Indah, Kota Pekanbaru sedang bersih-bersih, Minggu pasca banjir melanda kawasan perumahan itu selama hampir empat hari. 

TRIBUNPEKANBARU.COM, PEKANBARU - Banjir yang menggenangi Perumahan Pesona Harapan Indah, Kota Pekanbaru, Minggu (25/4/2021) sudah surut.

Mayoritas areal perumahan di Jalan Cengkeh itu tidak lagi dikepung banjir.

Banyak dari penghuni perumahan itu sudah mulai berbenah. Mereka membersihkan rumah pasca banjir menggenangi perumahan itu selama hampir empat hari.

Para penghuni perumahan itu menjemur kasur yang sudah beberapa hari terendam banjir. Mereka juga membersihkan lantai dari lumpur bekas banjir.

Ada juga mengemasi satu persatu perabotan hingga peralatan di rumah yang kotor akibat terendam banjir. Mereka memanfaatkan waktu ini untuk membersihkan bagian demi bagian rumah pasca banjir.

Penghuni Perumahan Pesona Harapan Indah, Jalan Cengkeh, Kota Pekanbaru tampak bersih-bersih, Minggu (25/4/2021) pasca banjir melanda selama hampir empat hari.
Penghuni Perumahan Pesona Harapan Indah, Jalan Cengkeh, Kota Pekanbaru tampak bersih-bersih, Minggu (25/4/2021) pasca banjir melanda selama hampir empat hari. (Tribun Pekanbaru/Fernando Sikumbang)

Satu warga perumahan tersebut, Azman mengatakan bahwa kondisi banjir saat ini di perumahan itu sudah mulai surut. Para penghuni perumahan menyelamatkan sejumlah barang berharga di rumah setelah kondisi banjir surut.

"Ada juga beberapa belum surut, ya tunggu surut dulu kan," terangnya kepada Tribunpekanbaru.com, Minggu.

Menurutnya, ada sejumlah rumah yang masih terendam banjir. Penghuni rumah yang sudah surut berangsur angsur kembali ke rumahnya.

"Kalau untuk tinggal memang belum bisa, masih di posko atau tenda," jelasnya.

Ia mengaku ada dapur umum bagi masyarakat yang terkena dampak banjir. Tapi dapur umum yang ada belum bisa digunakan.

"Ada juga bahan makanan dari dinas sosial, itu yang dimasak untuk sahur dan berbuka," jelasnya.

Dirinya menyebut bahwa mereka berharap masih ada bantuan pasokan makanan untuk sementar. Apalagi dapur umum sudah tersedia di dekat perumahan itu.

"Kami butuh sembako, kemarin sudah ada, tapi belum cukup," paparnya. 

(Tribunpekanbaru.com/Fernando Sikumbang) 

Penulis: Fernando
Editor: Ariestia
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved