Breaking News:

Anak Anggota DPRD Bekasi yang Jadikan Gadis 15 Tahun PSK Tak Kunjung Ditangkap, Ortu Korban Resah

AT diketahui merupakan anak seorang Anggota DPRD Kota Bekasi, hingga kini, kasus masih ditangani pihak kepolisian dan belum menemui titik terang.

Editor: CandraDani
TRIBUNJAKARTA.COM/YUSUF BACHTIAR
Komisioner KPAD Kota Bekasi Novrian saat melihat kos-kosan di Jalan Kinan, Rawalumbu, Kota Bekasi diduga tempat korban dijadikan PSK, Senin (19/4/2021). 

D mengatakan, sejauh ini dia masih menunggu action dari pihak kepolisian terkait penanganan perkara yang menimpa anaknya.

"Saya terus terang dari awal, memasukkan laporan anak saya menjadi korban, sebelum 1x24 jam saya sudah melaporkan ke polisi untuk meringankan tugas kepolisian," ucapnya.

"Tetapi mungkin memang ada proses yang perlu berlangsung, action-action (penangkapan) dari Polres Metro bekasi Kota masih kita tunggu," ungkapnya.

Dari informasi yang dia dapat, terduga pelaku belum juga diperiksa untuk dimintai keterangan apalagi ditahan.

"Sampai saat ini belum (ditangkap dan diperiksa) yang saya tahu, dan inilah yang kita sayangkan sampai saat ini saya tetap berjuang keras aja," tuturnya.

Proses penyelidikan lanjut dia, sudah berjalan dengan memeriksa keterangan korban, orangtua dan bukti hasil visum.

Ditambah, pemeriksaan saksi-saksi dari orang-orang terdekat korban turut dilakukan demi melengkapi bukti-bukti.

"Kurang lebih ada 5 orang dan akan kita siapkan saksi tambahan baik itu untuk pembuktian pasal-pasal, bukti-bukti sudah kita serahkan ke polres berupa visum, hanya tinggal menunggu action saja dari kepolisian," tegasnya.

Pelaku terancam hukuman berat

Ketua Komisi Nasional Perlindungan Anak (Komnas PA) Arist Merdeka Sirait menilai, pelaku kekerasan seksual terhadap anak berinisial PU (15) di Bekasi bisa dikenakan hukuman berat.

Halaman
1234
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved