Breaking News:

Video Berita

VIDEO: Polsek Bukit Kapur Dumai Amankan 4 Pelaku Judi Ketangkasan

Para pelaku judi ketangkasan ini, ditangkap sekitar pukul 23.00 WIB disebuah rumah yang berlokasi di Jalan Soekarno-Hatta

TRIBUNPEKANBARU.COM, DUMA- Tim Opsnal Polsek Bukit Kapur Kota Dumai, menggerebek tempat Judi Ketangkasan, dan berhasil mengamankan  Empat  orang pemain judi ketangkasan tembak burung dan Ikan, pada Sabtu malam (24/4/2021).

Para pelaku judi ketangkasan ini, ditangkap sekitar pukul 23.00 WIB disebuah rumah yang berlokasi di Jalan Soekarno-Hatta Kecamatan Bukit Kapur Kota Dumai.

Dalam Press release, Kapolres Dumai AKBP Andri Ananta Yudhistira, didampingi Kapolsek Bukit Kapur AKP Akira Ceria, mengungkapkan, bahwa pengungkapan kasus judi ketangkasan ini berawal dari informasi yang dari masyarakat bahwa ada tempat judi ketangkasan yang meresahkan masyarakat beroperasi di kecamatan Bukit Kapur.

"Dari informasi yang kita   terima dimana pada Sabtu (24/4/2021) sekitar  Pukul 23.00 WIB disebuah rumah di Jalan Soekarno Hatta Kelurahan Bukit Kayu Kapur Kecamatan Bukit Kapur Kota Dumai terdapat perjudian jenis permainan mesin ketangkasan tembak burung merak dan tembak ikan," katanya, Senin (26/4/2021), sore di Polsek Bukit Kapur

Menanggapi informasi tersebut, tambah Kapolres Dumai, dari hasil penyelidikan ternyata informasi tersebut benar selanjutnya dilakukan penggerebekan lalu dilakukan penangkapan terhadap para tersangka dan penyitaan terhadap barang bukti.

AKBP Andri menerangkan, Empat orang tersangka yang berhasil diamankan, yakni  Tlt (57) berperan sebagai penyedia tempat, penjaga sekaligus kasir permainan judi ketangkasan, tiga tersangka lainnya sebagai pemain mesin ketangkasan masing-masing  inisial LS (41), SY (35) dan ST (34).

"Kami juga mengamankan barang bukti dua unit mesin judi ketangkasan tangkap burung merak dan tembak ikan, uang tunai Rp360.000, buku catatan penjualan chip, dan dua buah kartu chip judi ketangkasan," tambahnya.

Lebihlanjutdijelaskanya, Motif para pelaku yakni, mencari keuntungan dari permainan judi jenis mesin ketangkasan tembak burung merak dan tembak ikan.

Modus operandi, tambahnya, tersangka Tlt diserahkan 2 unit mesin ketangkasan oleh Candra yang saat ini masih DPO, dengan kesepakatan setiap stor uang penjualan chip diberi keuntungan 15 persen.

Kemudian, terangnya, yang berperan menjemput uang hasil penjualan Chip adalah Yudi (DPO), kemudian tersangka Tlt memberi kesempatan kepada khalayak umum untuk bermain mesin ketangkasan.

"Berdasarkan keterangan  tersangka Tlt kegiatan ini sudah berlangsung selama tiga bulan, tersangka Tlt setor dua hari sekali rata-rata Rp.600.000 kepada Candra melalui Yudi yang masih DPO," terangnya.

AKBP Andri menjelaskan, sebelum bermain pemain membeli chip kepada tersangka Tlt apabila berhasil menghancurkan burung merak atau ikan maka  akan mendapatkan poin yang tertera dimesin ketangkasan, kemudian apabila pemain berhenti bermain poin tersebut dapat ditukar dengan uang kepada tersangka Tlt.

"Tersangka dikenakan pasal 303 dengan ancaman hukuman paling lama 10 tahun penjara, dan kami juga meminta dukungan dari masyarakat untuk dapat memberikan informasi terkait hal hal yang meresahkan masyarakat," pungkasnya. 

Penulis: Donny Kusuma Putra
Editor: David Tobing
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved