Breaking News:

Video Berita

VIDEO: Warga Tembilahan Terjaring Razia Prokes Langsung Sidang di Tempat, Sanksi Denda Hingga Nyapu

“Terdakwa dijatuhi hukuman dengan pidana denda sebesar Rp.100 ribu. Ketentuannya jika denda tersebut tidak dibayar, diganti dengan hukuman kerja sosia

TRIBUNPEKANBARU.COM, TEMBILAHAN – Tim penegak disiplin Satuan Tugas (Satgas) Covid 19 Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil) berhasil menjaring sejumlah warga pelanggar Protokol kesehatan (Protkes) Covid 19 yang melintas di Jalan Jendral Sudirman Tembilahan, Kabupaten Inhil, Riau, Selasa (27/4).

Tidak hanya mendapatkan peringatan seperti biasanya, kali ini para pelanggar langsung menjalani sidang di tempat tepatnya di Pos terpadu penegakkan disiplin masyarakat produktif aman Covid-19.

Total sebanyak 6 pelanggar harus menjalani sidang di pos terpadu yang berlokasi di Pasar Air Mancur Jalan Jendral Sudirman, Kelurahan Tembilahan Kota Kecamatan Tembilahan, Inhil.

Pelanggar dijatuhi hukuman oleh Hakim Pengadilan Negeri Tembilahan Arif Indrianto yang dibantu Panitera Muda Pidana Pengadilan Negeri Tembilahan, Iwan Uripno.

Kapolres Inhil AKBP Dian Setyawan melalui Paur Humas Ipda Esra, menuturkan, kegiatan sidang di tempat operasi yustisi penegakkan hukum pelanggaran protokol kesehatan Covid-19 Inhil dilaksanakan sesuai dengan Pasal 44 E jo.

Pasal 23 A ayat (2) huruf a Peraturan Daerah Provinsi Riau nomor 4 tahun 2020 tentang perubahan atas peraturan daerah Nomor 21 Tahun 2018 tentang Penyelenggaraan Kesehatan dan Perundang – undangan.

“Jika pelanggar terbukti secara sah dan diyakini bersalah melakukan tindak pidana pelanggaran Protkes maka dijatuhi hukuman langsung oleh hakim,” ujar Ipda Esra.

Hukuman yang di terapkan kepada warga juga beragam, di jelaskan Ipda Esra, pelanggar yang dinyatakan bersalah melakukan tindakan pelanggaran Protkes ada yang kerja sosial dan ada yang membayar denda.

“Terdakwa dijatuhi hukuman dengan pidana denda sebesar Rp.100 ribu. Ketentuannya jika denda tersebut tidak dibayar, diganti dengan hukuman kerja sosial atau kurungan selama 3 hari. Selain itu pelanggar juga dibebankan untuk membayar biaya perkara sebesar Rp. 2 ribu,” jelasnya.

Ipda Esra mewakili Kapolres Inhil berharap kepada masyarakat Kabupaten Inhil tetap sadar dan patuh terhadap protokol kesehatan Covid 19, apalagi saat ini Provinsi Riau menduduki posisi 4 teratas kasus Covid.

Masyarakat dihimbau tidak kendor atau bosan melainkan harus semakin ketat dalam menerapkan protokol kesehatan dalam aktifitas keseharian.

“Apa susahnya jika keluar rumah menggunakan masker, selain menghindari virus Covid juga dapat menjauhkan sistem pernapasan dari berbagai macam virus penyakit lainnya, asap dan debu. Mari kita menahan diri di rumah untuk mengurangi mobilitas yang kurang penting sehingga dapat membantu menekan peredar,” pungkasnya.(Tribunpekanbaru.com, T. Muhammad Fadhli).

Penulis: T. Muhammad Fadhli
Editor: David Tobing
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved