Breaking News:

Masih Dikuasai Mantan Pejabat Pemprov Riau, 11 Unit Mobil Dinas Belum Dikembalikan

Meski sudah diingatkan KPK RI, namun hingga saat ini masih banyak mantan pejabat Pemprov Riau yang belum mengembalikan mobil dinas.

Penulis: Syaiful Misgio
Editor: Ariestia
istimewa
FOTO ILUSTRASI - Mobil dinas. Meski sudah diingatkan KPK RI, namun hingga saat ini masih banyak mantan pejabat Pemprov Riau yang belum mengembalikan mobil dinas. 

Saat disinggung jika masih ada mantan pejabat itu yang 'berkeras' tidak mau mengembalikan Mobdin yang dikuasai, Indra mengaku tentu akan dilakukan tindakan lebih tegas lagi.

Pihaknya akan berkoordinasi dengan Satpol PP Riau dalam penarikan Mobdin tersebut.

"Kita tunggu niat baiknya, dalam waktu dekat kita akan surati lagi, kalau tidak mau juga, ya terpaksa kita lakukan langkah yang lebih ektrim, jangan salah kan kami," ujarnya.

Kabar masih banyaknya mobil dinas yang diduga dikuasai oleh mantan pejabat di lingkungan Pemprov Riau sudah sampai ke telinga Gubernur Riau (Gubri) Syamsuar.

Gubri Syamsuar berjanji akan menertibkan keberadaan aset mobil dinas yang masih dikuasai mantan pejabat. Apalagi persoalan ini sebelumnya juga sudah menjadi perhatian Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) RI.

Gubri Syamsuar mengultimatum kepada mantan pejabat yang masih menguasai mobil dinas agar segera mengembalikan mobil dinas tersebut. Sebab ASN yang sudah tidak menjabat dan sudah pensiun tidak berhak lagi mendapatkan fasilitas mobil dinas dari negara.

"Harapan saya kepada pegawai yang sudah pensiun atau sudah tidak menjabat, harus segera mengembalikan mobil dinas itu," kata Gubri.

Gubri Syamsuar pun tidak main-main. Jika mantan pejabat tidak kunjung mengembalikan mobil dinas tersebut, pihaknya akan menurunkan petugas Satpol PP untuk menjemput kerumah mantan pejabat tersebut dan menarik paksa mobil dinas tersebut agar dikembalikan ke Pemprov Riau.

Sehingga mobil dinas tersebut bisa digunakan sesuai dengan peruntukanya.

"Kami nanti akan menggunakan Satpol PP untuk menjemput mobil tersebut," ujarnya.

Gubri mengakui, jika pihaknya sudah mulai menertibkan aset-aset Mobdin itu dari mantan pejabat. Namun, masih ada beberapa mantan pejabat yang menguasai Mobdin meski tidak menjabat lagi. (Tribunpekanbaru.com/Syaiful Misgiono)

Berita Riau lainnya

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved