Breaking News:

Video Berita

VIDEO - Musthofa Pengrajin Bedug Asal Demak, Pernah Terima Pesanan Presiden Hingga Luar Negeri

satu hal yang terus dipertahankan sehingga banyak orang pesan bedug kepada dirinya adalah kualitas. Untuk soal itu, dia tidak bisa ditawar.

Begitu juga dengan presiden selanjutnya SBY.

Musthofa meyakini kepopuleran bedug buatannya hanya berasal dari mulut ke mulut.

Banyak orang yang pecaya kualitas kerjanya karena dalam menjalankan bisnis ini, kata dia, prinsip teken, tekun, dan jujur wajib dilakukan.

"Sama satu lagi. SNI. Sabar, nrima, dan ikhlas."

Untuk itu, ujar dia, proses pembuatannya memang tidak main-main. Satu bedug bisa dikerjakan hingga 15 hari.

Dalam sebulan, ucap dia, rata-rata menerima pesanan 3 hingga 4 bedug.

Kata Musthofa, bedug buatannya harganya beragam, dari yang termurah ukuran 65 cm dipatok harga Rp13,5 juta hingga yang paling mahal Rp170 juta ukuran 160 meter.

"Itu harga satu stel. Satu bedug. Satu tiang penyangga, satu kentongan, dan dua alat pukul bedug," imbuhnya.

Ditanya terkait rahasia kualitas bedug buatannya, Musthofa hanya menjawab ringkas.

"Modal saya cuma mutu. Mutu kalau saya jaga Insya Allah sedulurnya banyak," tandasnya.  (*)

Artikel ini telah tayang di TribunJateng.com dengan judul Muthofa Pengrajin Bedug Asal Demak: Pernah Kirim ke Yoguslavia, Garap Pesanan Soeharto dan SBY

Editor: jefri irwan
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved