Breaking News:

Ada yang Jadi Penghianat, Hasil Pilkada Rohul Digugat Lagi di Mahkamah Konstitusi, Ada Money Politic

Ada yang jadi penghianat, hasil Pilkada Rohul digugat lagi di Mahkamah Konstitusi dan diduga ada calon yang melakukan money politic

Kompas.com/Fitria Chusna Farisa
Ada yang Jadi Penghianat, Hasil Pilkada Rohul Digugat Lagi di Mahkamah Konstitusi, Ada Money Politic. Foto: Gedung Mahkamah Konstitusi (MK) di Jalan Medan Merdeka Barat, Gambir, Jakarta Pusat. 

TRIBUNPEKANBARU.COM, PEKANBARU - Ada yang jadi penghianat, hasil Pilkada Rohul digugat lagi di Mahkamah Konstitusi dan diduga ada calon yang melakukan money politic .

Penggugat kali ini bukan Paslon Kepala Daerah yang sebelumnya menggugat ke Mahkamah Konstitusi , melainkan Paslon Kepala Daerah nomor urut 1 dan disebut ada money politic .

Paslon Kepala Daerah nomor urut 1 Hamulian - Syahril Topan menggugat hasil Pemungutan Suara Ulang atau PSU Pilkada Rohul yang digelar tanggal 21 April lalu.

Menanggapi gugatan tersebut Ketua Tim Pemenangan paslon 02 Pilkada Rohul, Sukiman-Indra mengaku heran atas gugatan yang diajukan paslon Hartop tersebut, karena akan menghambat penetapan pemenang.

Meski mengaku tak ambil pusing atas gugatan tersebut, Kelmi menyebut laporan ini sebetulnya justru menghambat proses penetapan Pilkada Rohul

"Ya sudah pasti molor lagi," ujar Kelmi Amri Kamis (29/4/2021).

Ia menjelaskan semestinya tahapannya setelah PSU dilakukan Pleno penetapan oleh KPU, kemudian tiga hari setelah penetapan jika tidak ada gugatan MK mengeluarkan surat tidak adanya gugatan.

Lanjut penetapan Bupati dan Wakil Bupati terpilih, kemudian Gubernur mengajukan ke Kemendagri.

Namun demikian, Kelmi yakin meski paslon 01 dapat memenuhi kelengkapan tuntutan, optimis hal itu tidak akan mempengaruhi hasil Pilkada Rohul sebab secara aturan tidak memenuhi syarat gugatan Pilkada.

"Kami yakin itu tidak memenuhi apa yang diharapkan paslon 01, karena selisih suara jauh, ada sekitar 15 sampai 20 persen,"ujar Kelmi.

Halaman
1234
Penulis: Nasuha Nasution
Editor: Nolpitos Hendri
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved