Breaking News:

Batasi Moda Transportasi Lewat Jalintim, Polres Pelalawan Bangun 3 Pos Penyekatan Larangan Mudik

Polres Pelalawan mulai menerapkan aturan larangan mudik di wilayah hukumnya dengan mendirikan pos penyekatan di Jalintim.

Istimewa
Polres Pelalawan mulai menerapkan aturan larangan mudik di wilayah hukumnya dengan mendirikan pos penyekatan untuk memantau para pemudik yang nekat melewati Jalan Lintas Timur (Jalintim), Rabu (28/04/2021). 

TRIBUNPEKANBARU.COM, PANGKALAN KERINCI - Polres Pelalawan mulai menerapkan aturan larangan mudik di wilayah hukumnya dengan mendirikan pos penyekatan untuk memantau para pemudik yang nekat melewati Jalan Lintas Timur (Jalintim), Rabu (28/04/2021).

Ada tiga pos penyekatan yang dibangun Polres Pelalawan yang tertelan di perbatasan atau pintu masuk ke Pelalawan dari kabupaten lainnya.

Pos itu berguna untuk memeriksa para pengendara yang lewat dan menjaring para pemudik yang melewati Jalintim.

Pos dijaga oleh petugas dari berbagai instansi dan siaga selama 24 jam.

"Penyekatan ini berguna untuk pemeriksaan larangan mudik dan pembatasan moda transportasi yang melintas dari daerah kita," ungkap Kasubbag Humas Polres Pelalawan, Iptu Edy Harianto, kepada tribunpekanbaru.com, Kamis (29/04/2021).

Adapun letak pos penyekatan yang didirikan yakni di Jalintim Desa Simpang Beringin Kecamatan Bandar Seikijang.

Titik ini merupakan perbatasan antara Kabupaten Pelalawan dengan Kota Pekanbaru.

Pos kedua didirikan di Simpang Perak Kecamatan Pangkalan Kerinci. Berguna untuk menyekat perbatasan antara Kabupaten Pelalawan dengan Kabupaten Siak.

Terakhir di Jalintim Kelurahan Ukui Kecamatan Ukui yang merupakan perbatasan Pelalawan dengan Kabupaten Indragiri Hulu.

"Jadi kendaraan dari dalam Pelalawan dan masuk ke Pelalawan dapat dipantau melalui pos penyekatan ini selama larangan mudik diberlakukan," tambah Iptu Edy.

Adapun personil gabungan yang bertugas di pos tersebut yakni polri, TNI, Satpol PP, Dinas Kesehatan, dan Upika Kecamatan setempat.

Selain menyekat pemudik dan membatasi moda transportasi, petugas juga memberikan imbauan kepada supir bus dan penumpang yang akan menuju luar kota untuk tetap mematuhi protokol kesehatan.

Seperi menggunakan masker dan menjaga jarak antar penumpang saat berada di dalam kendaraan.

"Pos penyekatan ini akan beroperasi selama aturan larangan mudik diberlakukan," tandas Edy. (Tribunpekanbaru.com/Johannes Wowor Tanjung)

Berita Pelalawan lainnya

Penulis: johanes
Editor: Ariestia
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved