Breaking News:

Ini Kiat PTPN V Membangun Kebun dengan Produktivitas Sawit Muda Tertinggi di Indonesia

PT Perkebunan Nusantara V (PTPN V) berhasil menjadi yang tertinggi di seluruh lingkungan holding perkebunan nusantara. 

istimewa
CEO PTPN V Jatmiko K Santosa bersama Direktur Produksi dan Pengembangan PTPN III, Mahmudi, saat melaksanakan FGD secara daring yang diikuti seluruh holding perkebunan Nusantara. Jatmiko menjelaskan kiat dan strategi PTPN V hingga berhasil menjadikan produktivitas tanaman muda menghasilkan tertinggi se-Indonesia 

TRIBUNPEKANBARU.COM - Produktivitas tanaman menghasilkan (TM) kelapa sawit dengan rentang usia satu hingga enam tahun atau TM Muda PT Perkebunan Nusantara V (PTPN V) berhasil menjadi yang tertinggi di seluruh lingkungan holding perkebunan nusantara. 

Direktur Produksi dan Pengembangan PTPN III (Persero), Mahmudi, menyampaikan hal itu disela-sela forum grup diskusi (FGD) yang diselenggarakan bersama Chief Officer Executive PTPN V, Jatmiko K Santosa dari unit kebun Sei Intan, Provinsi Riau.

“Untuk TM satu hingga TM enam (tahun pertama menghasilkan hingga tahun ke enam), produktivitas sawit tertinggi itu ada di PTPN V. Mencapai 24,56 ton TBS per hektare pertahun. Produktivitas ini membuat disparitas dengan PTPN lainnya sangat jauh. Beberapa  bahkan ada yang hanya 2 sampai 3 ton,” ujar Mahmudi dalam keterangan tertulis di Pekanbaru, Kamis (29/4/2021). 

FGD yang turut dihadiri Senior Executive Vice President (SEVP) Operational PTPN V, Ospin Sembiring, dan Manajer Unit Kebun Sawit PTPN V Sei Intan, Azwar Batubara, berlangsung dari Kebun Sei Intan. Dengan latar belakang barisan tanaman sawit produktif, kegiatan itu juga disiarkan langsung secara virtual melalui “zoom meeting” serta diikuti seluruh Direktur PTPN se-holding dan karyawan perkebunan nusantara. 

Mahmudi mengatakan Kebun Sei Intan PTPN V terpilih sebagai pusat lokasi pelaksanaan kegiatan FGD menyusul prestasi membanggakan salah satu unit yang berlokasi di Kabupaten Rokan Hulu itu sepanjang 2020 lalu. 

Kebun Sei Intan dengan mayoritas tanaman sawit berusia muda mampu memiliki produktivitas hingga 33,17 ton per hektare dan menjadikan kebun terbaik peringkat pertama se holding perkebunan nusantara tahun  2020 lalu.

CEO PTPN V, Jatmiko K Santosa, menjelaskan, saat ini TM satu hingga TM enam sawit PTPN V memiliki rata-rata produksi tandan buah segar mencapai 24,56 ton TBS per hektare pertahun. Angka tersebut lebih tinggi jika dibandingkan dengan standar tertinggi nasional yang berkisar 23,85 ton TBS per hektare per tahun.

Jatmiko mengakui bahwa keberhasilan tersebut bukan sebuah kerja instan, namun telah dimulai sejak beberapa tahun lalu. Namun, dia mengatakan pekerjaan yang telah dimulai tersebut tidak akan membuahkan hasil maksimal tanpa konsistensi dan disiplin.

“Tantangannya adalah konsistensi disiplin “culture”, sehingga apa yang telah dilahirkan prima, akan terus terjaga secara prima ke depannya. Kita berusaha memunculkan disiplin bagi setiap teman-teman. Disiplin muncul dari rasa memiliki yang kuat. Tanaman ini masa depan kita. Dia akan berikan apa yang telah kita berikan,” ujar Jatmiko dihadapan Mahmudi dan seluruh Direktur PTPN V Holding secara daring. 

Lebih jauh Jatmiko merincikan, produktivitas sawit muda tertinggi diperoleh oleh TM enam atau tanaman sawit menghasilkan berusia enam tahun yang mencapai 27,849 ton hektare. Sementara untum TM satu, produktivitas tandan buah segar sawit mencapai 19,842 ton per hektare. 

Halaman
12
Editor: Ilham Yafiz
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved