Breaking News:

Kolaborasi PLN Peduli dan Litbang Kuok , Sukseskan Program Ocu Mapan Kampar

PT PLN UIP Sumbagteng menyalurkan dana CSR kepada Balai Penelitian dan Pengembangan Teknologi Serat Tanaman Hutan (BP2TSTH) Kuok

istimewa
PT PLN UIP Sumbagteng menyalurkan dana CSR kepada Balai Penelitian dan Pengembangan Teknologi Serat Tanaman Hutan (BP2TSTH) Kuok 

TRIBUNPEKANBARU.COM, KAMPAR - PT PLN (Persero) Unit Induk Pembangunan Sumatera Bagian Tengah (UIP Sumbagteng) menyalurkan dana Corporate Social Responsibility (CSR) kepada Balai Penelitian dan Pengembangan Teknologi Serat Tanaman Hutan (BP2TSTH) Kuok untuk mendukung program unggulan Kabupaten Kampar, Ocu Mapan (Optimalisasi Cara Untuk Mandiri Pangan).

Secara simbolis, penyerahan dana CSR dilakukan oleh Budi Warman selaku Asisten Manajer Komunikasi PLN UIP Sumbagteng kepada Priyo Kusumedi, Kepala Balai BP2TSTH Kuok di Taman Diskusi Selulosa BP2TSTH Kuok, Rabu (28/04).

Hadir dalam kegiatan ini GM PLN UIP Sumbagteng yang diwakili oleh Assisten Manajer Komunikasi, Budi Warman, Kepala Dinas Ketahanan Pangan Kabupaten Kampar, Cokroaminoto selaku penggagas program Ocu Mapan, perwakilan UMKM Binaan BP2TSTH Kuok, Dapur Aru serta para pelaksana kegiatan BP2TSTH Kuok.

Dana CSR ini dialokasikan untuk kegiatan Program Pemberdayaan Masyarakat dengan tema “Peningkatan Ketahanan Pangan Masyarakat Melalui Budidaya dan Industri Rumah Tangga Berbasis Tanaman Kelor (Moringa oleifera) Dukung Program Ocu Mapan.

Dalam sambutannya, Priyo mengucapkan terimakasih dan apresiasi untuk PT PLN (Persero).

Menurutnya, kegiatan tersebut merupakan salah satu bagian dari tugas BP2TSTH Kuok untuk melaksanakan kegiatan sesuai kebutuhan daerah di samping melaksanakan tugas dan fungsi lainnya sesuai Permen LHK no 20 Tahun 2016.

“Melalui kegiatan ini diharapkan BP2TSTH dapat memberikan kontribusi ke daerah yang bisa dimanfaatkan masyarakat sekitar. Semoga kolaborasi ini tidak berhenti disini tapi berlanjut tahun depan dan bisa bersama sama membantu program unggulan Pemda Kampar yaitu Ocu Mapan,”ungkapnya.

“Beberapa IPTEK hasil litbang yang bisa diterapkan untuk pemberdayaan masyarakat dan menambah pendapatan petani cukup banyak yang bisa disinergian dengan program Ocu Mapan, misalnya IPTEK Perlebahan, Budidaya Kelor dan DIversifikasi Produk dll sehingga bisa diharapkan bisa diimplementasikan di lahan-lahan masyarakat di Kab,Kampar,” lanjut Priyo.

Priyo menjelaskan bahwa kegiatan ini akan focus pada pelatihan, pendampingan, dan pembinaan kelompok tani dan UMKM, serta pemberian bantuan bibit kelor dan koloni lebah trigona / kelulut.

Diharapkan hasil akhir dari kegiatan ini adalah karya tulis ilmiah berupa buku yang komprehensif tentang budidaya, diversifikasi produk, dan kelayakan usaha

Halaman
12
Editor: rinalsagita
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved