Breaking News:

Pengakuan Wismar Terdakwa Bom Molotov di Kampar, Danai Aksi, Sakit Hati Terkait TORA Senama Nenek

Terdakwa Wismar membuat pengakuan di persidangan, telah mendanai aksi bom molotov di Kampar, yaitu di kediaman korban Nurhayati.

Tribun Pekanbaru/Ikhwanul Rubby
Terdakwa Wismar membuat pengakuan di persidangan, telah mendanai aksi bom molotov di Kampar, yaitu di kediaman korban Nurhayati. Motifnya, sakit hati terkait urusan TORA Senama Nenek. 

TRIBUNPEKANBARU.COM, BANGKINANG - Terdakwa Wismar membuat pengakuan di persidangan, telah mendanai aksi bom molotov di Kampar, yaitu di kediaman korban Nurhayati. Motifnya, sakit hati terkait urusan TORA Senama Nenek.

Pengadilan Negeri (PN) Bangkinang menggelar sidang lanjutan pemeriksaan saksi-saksi dalam perkara dugaan pelemparan molotov di Desa Bukit Kemuning, Kecamatan Tapung Hulu, Kampar, Riau, Rabu (28/4/2021).

Sidang itu dipimpin oleh Hakim Ketua Ersin SH.,MH Hakim anggota Petra SH,.MH, Hakim anggota Andy SH.,MH.

Dalam sidang tersebut Jaksa Penuntut Umum (JPU) membacakan kesaksian dari saksi yang direncanakan hadir dipersidangan yakni Usman Wandi yang merupakan tetangga korban.

Kesaksian dari saksi ini memperkuat bagaimana peristiwa bom molotov ditempat tinggal korban Nurhayati terjadi.

Usman Wandi merupakan saksi mata pada kejadian bom molotov yang menyebabkan satu unit mobil terbakar.

Pada persidangan ini para terdakwa di konfontir terkait peristiwa bom molotov tersebut.

Fakta persidangan, terdakwa Wismar dalam peristiwa bom molotov ini sempat menemui terdakwa Indra Lubis di Pekanbaru untuk mengutarakan rencana aksi kejahatan yang akan dilakukannya.

Menurut keterangan Wismar, dirinya sudah kenal lama dengan terdakwa Indra Lubis.

Dalam peristiwa bom molotov ini Wismar mengaku mendanai dan merencanakan aksi tersebut. Ia mengaku mampu mendanai aksi tersebut karena bekerja sebagai kontraktor di PTPN V.

Halaman
12
Penulis: Ikhwanul Rubby
Editor: Ariestia
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved