Breaking News:

Kasus Pengelolaan Sampah di Pekanbaru

Gara-gara Sampah di Pekanbaru, Perwira TNI Jadi Tersangka, Ini Sebabnya

Gara-gara Sampah di Pekanbaru , seorang perwira TNI jadi tersangka setelah penyidik Direktorat Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum) Polda Riau

tribunpekanbaru/fernando
Gara-gara Sampah di Pekanbaru, Perwira TNI Jadi Tersangka, Ini Sebabnya 

Selain itu, penyidik juga telah memeriksa Wali Kota Pekanbaru, Firdaus beberapa waktu lalu.

Saksi lain yang diperiksa berikutnya adalah Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Pekanbaru, Muhammad Jamil, serta beberapa pegawai ASN lainnya di lingkungan Pemerintah Kota (Pemko) Pekanbaru.

Penyidik juga memeriksa saksi dari pihak swasta, ahli lingkungan hidup, ahli pidana, ahli administrasi negara, serta ahli pengadaan barang dan jasa.

Menteri LHK RI, Siti Nurbaya Bakar, menilai persoalan sampah ini tidak bisa diabaikan begitu saja.

Apalagi sudah sampai mengganggu kenyamanan masyarakat banyak, bahkan berujung persoalan hukum.

Sementara KLHK sendiri pada tanggal 1 Februari 2021 lalu, melalui Dirjen Pengelolaan Sampah, Limbah dan Bahan Beracun Berbahaya (PSLB3 KLHK), Rosa Vivien Ratnawati, telah memberikan surat kepada Wali Kota Pekanbaru perihal pengelolaan sampah.

Penumpukan sampah yang terjadi di Kota Pekanbaru, dinilai oleh KLHK telah mengganggu kenyamanan masyarakat dan membuat pencemaran lingkungan.

Sebagaimana diketahui, Polda Riau meningkatkan penyelidikan perkara dugaan kelalaian pengelolaan sampah di Kota Pekanbaru ke penyidikan, pada tanggal 15 Januari 2021 lalu.

Polda Riau menerapkan pasal 40 dan atau 41 UU nomor 18 Tahun 2008 tentang pengelolaan sampah untuk tersangkanya.

Ancamannya 4 tahun kurungan penjara dan denda Rp 100 juta.

Halaman
1234
Penulis: pitos punjadi
Editor: Nolpitos Hendri
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved