Breaking News:

Balita 2 Tahun Tewas Disiksa Ibu dan Selingkuhan di Bengkalis, Ngaku Ada Roh Jahat Ditubuh Korban

YN dan RH telah ditetapkan sebagai tersangka atas kasus penganiayaan anak di bawah umur hingga meninggal dunia.

Tribun Pekanbaru/Muhammad Natsir
Satreskrim Polres Bengkalis saat ekpos pelaku penganiayaan di Bengkalis 

Sempat ditangani RSUD Bengkalis, Minggu siang sekitar pukul 12.20 WIB korban menghembuskan nafas terakhir.

Karena melihat kejanggalan pada korban akhirnya pihak RSUD Bengkalis berkoordinasi dengan Dinas Perlindungan Perempuan dan Anak.

"Selanjutnya Dinas Perlindungan Perempuan dan Anak melihat korban di RSUD Bengkalis dan membuat Laporan Polisi ke Polres Bengkalis guna diusut lebih lanjut. Jadi yang melaporkan ini pihak RSUD bukan ayah korban, ayah korban memang membuat laporan di Tebing Tinggi namun laporan kehilangan Yeni dan anaknya," tambahnya.

Mengaku Ada Roh Jahat di Tubuh Korban

Penganiayaan terhadap anak kandung Yeni sudah berlangsung lama, sejak Yeni dan korban tinggal satu atap dengan pelaku Rudi Hartono sudah hampir dua bulan.

Yeni dan Rudi bukanlah pasangan yang sah menikah.

Viral unggahan yang menyebutkan seorang ibu dan pria selingkuhannya menganiaya balita 2 tahun hingga tewas di Bengkalis
Viral unggahan yang menyebutkan seorang ibu dan pria selingkuhannya menganiaya balita 2 tahun hingga tewas di Bengkalis (Facebook)

Keduanya berkenalan lewat media sosial yang akhirnya membawa Yeni kabur dari Tebing Tinggi, Sumut ke Bengkalis menemui Rudi Hartono.

Kanit PPA Bripka Mawanto mengatakan, pelaku Rudi melakukan kekerasan terhadap korban dengan menjambak dan mengangkat tubuh korban setinggi lehernya dan kemudian dilepas.

Hal itu dilakukan sebanyak dua kali.

"Kemungkinan dengan jambak ini membuat ada lebam di sekitar wajah korban. Pelaku ini setiap mengkonsumsi miras samsu melihat seperti ada roh jahat di korban, dan perbuatan itu dilakukan untuk mengusir roh jahat. Ibu kandungnya membiar," sebut Mawanto.

Halaman
123
Editor: Sesri
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved