Breaking News:

Video Berita

VIDEO - 10 Titik Penyekatan Masuk Sumbar, Kabid Humas Polda: Jangan Sampai Kecewa Tiba di Perbatasan

Ada 10 titik Pos didirikan di wilayah Polda Sumbar di setiap perbatasan yang ada. Masyarakat yang memiliki surat negatif covid akan dipertimbangkan.

TRIBUNPEKANBARU.COM - Update pos penyekatan bagi perantau yang akan memasuki wilayah Sumatera Barat (Sumbar), hingga Kamis (29/4/2021).

Polda Sumbar telah membuat Pos Penyekatan agar masyarakat tidak berbondong-bondong masuk ke Sumatera Barat menjelang lebaran Idul Fitri 1442 H.

Kabid Humas Polda Sumbar, Kombes Pol Stefanus Satake Bayu Setianto mengatakan ada 10 titik Pos Sekat didirikan di wilayah Polda Sumbar di setiap perbatasan yang ada.

Kombes Pol Stefanus Satake Bayu Setianto menyebutkan, untuk masyarakat biasa yang memilili surat negatif covid setelah melakukan tes rapid antigen akan dipertimbangkan untuk memasuki kawasan Sumbar.

"Mungkin misalnya nanti di lokasi pos itu akan dilakukan tes rapid antigen atau membawa surat kesehatan negatif covid-19. Itu akan coba dipertimbangkan," kata Kombes Pol Stefanus Satake Bayu Setianto.

Namun, ia berharap kepada perantau yang ada untuk tidak melaksanakan mudik atau kembali ke kampung mengingat pandemi saat ini.

Dikatakannya, Pos Penyekatan sudah didirikan di perbatasan Provinsi untuk mencegah penyebaran Covid-19 dari masyarakat yang masuk ke Sumbar.

"Karena Sumatera Barat ini berbatasan dengan Jambi, Riau, Medan (Sumut), dan Bengkulu. Makanya kita membentuk 10 titik pos penyekatan di beberapa Kabupaten," kata Kombes Pol Stefanus Satake Bayu SetiantoKombes Pol Stefanus Satake Bayu Setianto.

Kombes Pol Stefanus Satake Bayu Setianto menyebutkan, untuk langkah-langkah yang diambil oleh petugas yang mengisi pos adalah melakukan pengecekan terhadap kendaraan yang masuk ke Sumbar.

Kabid Humas Polda Sumbar, Kombes Pol Stefanus Satake Bayu Setianto
Kabid Humas Polda Sumbar, Kombes Pol Stefanus Satake Bayu Setianto (TribunPadang.com/Rezi Azwar)

"Hal yang diizinkan adalah kendaraan yang memuat Sembako dan bahan pokok. Lalu kendaraan yang memuat BBM, dan ambulance yang membawa pasien yang urgent harus dibawa ke Sumbar," kata Kombes Pol Stefanus Satake Bayu Setianto.

Halaman
1234
Editor: jefri irwan
Sumber: Tribun Padang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved