Breaking News:

Asam Urat Kumat, Minum Rebusa Pare Untuk Obati Asam Urat Tinggi

Sediakan pare 200 gram dan tiga gelas air. Cuci pare sampai bersih lalu potong tipis-tipis. 

Shutterstock
Ilustrasi 

TRIBUNPEKANBARU.COM - Asam urat kumat bisa menyebabkan rasa nyeri yang luar biasa.

Biasanya, sensai nyeri, panas dan berdenyut diderita di sekitar sendi jempol kakai, lutut dan juga pergelangan kaki.

Asam urat bisa menyerang siapa saja, laki-laki dan perempuan. 

Umumnya penyakit ini menyerang seseorang yang mulai menginjak usia 30 tahunan. 

Mengutip dari buku berjudul Tumbuhan Sakti Atasi Asam Urat, karya dr. Setiawan Dalimartha, dr. Felix Adrian Dalimartha, BMedSc, penyakit asam urat muncul karena adanya peningkatan produksi dan terganggunya proses pembuangan asam urat di dalam tubuh. 

Meningkatnya produksi asam urat di dalam tubuh dipicu oleh sejumlah faktor salah satunya adalah konsumsi makanan yang mengandung purin tinggi.

Sekedar info, beberapa makanan yang mengandung purin tinggi adalah daging, jeroan, kacang tanah, buncis, brokoli, bayam, kerang, dan keju. 

Penyakit asam urat harus segera ditangani. Umumnya, penderita asam urat mengonsumsi obat dari dokter untuk mengobati penyakitnya. 

Namun, tidak sedikit orang yang memilih mengonsumsi obat herbal untuk menurunkan kadar asam urat yang naik.

Pare bisa menurunkan asam urat tinggi 

Mengutip dari buku The Miracle of Vegetables karya Farah Rizki.S Gz, 100 gram daun pare segara mengandung kalsium 264 mg, besi 5 mg, fosfor 666 mg, vitamin A 0,05 mg, vitamin C 170 mg, dan folasan 88 mg. 

Kandungan tersebutlah yang membuat pare bisa menurunkan kadar asam urat

Ingin merasakan manfaatnya? 

Ini cara meracik obat herbal asam urat dari pare yang dikutip dari buku berjudul 1001 Resep Herbal.  

Sediakan pare 200 gram dan tiga gelas air. Cuci pare sampai bersih lalu potong tipis-tipis. 

Rebus pare sampai mendidih dan menyisahkan air sekitar satu gelas. Dinginkan dan saring.

Minum air rebusan pare dua kali sehari masing-masing 1/2 gelas. 

Anda minum air rebusan pare secara rutin dan menghindari makanan serta minuman yang mengandung purin tinggi.

(*)

Sumber: Kontan
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    berita POPULER

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved