Breaking News:

Syauqi Lebih Senang Belajar di Sekolah, Disdik Pekanbaru Kembali Tiadakan Belajar Tatap Muka

Sejak akhir pekan kemarin, belajar tatap muka secara terbatas ditiadakan, meskipun sebagian murid lebih senang belajar di sekolah.

Tribun Pekanbaru/Fernando Sikumbang
FOTO ILUSTRASI - Suasana belajar tatap muka perdana di SDN 110 Pekanbaru, Selasa (9/2/2021). Sejak akhir pekan kemarin,┬ábelajar tatap muka secara terbatas ditiadakan oleh Disdik Pekanbaru, meskipun sebagian murid lebih senang belajar di sekolah. 

TRIBUNPEKANBARU.COM, PEKANBARU - Sejak akhir pekan kemarin, belajar tatap muka secara terbatas ditiadakan oleh Disdik Pekanbaru, meskipun sebagian murid lebih senang belajar di sekolah.

Di antaranya Syauqi, bocah berusia enam tahun.

Sehabis shalat subuh Syauqi langsung mengulang sejumlah hafalan ayat Al Quran. Satu persatu ayat diulangnya beberapa kali agar bisa direkam.

Rekaman hafalan ayat dalam ponsel nantinya dikirim ke guru sekolah. Hafalan ayat merupakan satu tugas hariannya.

Aktivitas ini biasa dilakukan murid kelas satu sebuah sekolah dasar swasta di Kota Pekanbaru.

Ia menjalani rutinitas ini sebagai satu pembelajaran online.

Murid berusia enam tahun itu pun perlahan sudah mulai belajar tatap muka.

Ia mengaku senang bisa belajar di sekolah.

"Kalau di sekolah bisa bertemu teman-teman, kalau di rumah sepi saja," terangnya kepada Tribunpekanbaru.com, Minggu (2/5/2021).

Dirinya lebih senang belajar tatap muka walau harus mengenakan masker saat sekolah.

Ia juga mesti mengikuti serangkaian protokol kesehatan.

Orangtua Syauqi, Prima Sari mengaku banyak mendampingi putranya selama proses belajar online.

Ia mendampingi buah hati selama mengerjakan tugas sekolah.

Apalagi tugas dari sekolah selama pembelajaran online dikirim lewat whats app atau google clasroom. Guru Syauqi di sekolah juga menyapa saat pagi hari lewat video call.

"Memang harus mendampingi, karena tugas selama belajar online cukup banyak," paparnya.

Putranya sempat belajar tatap muka terbatas dalam beberapa bulan terakhir.

Ia mengaku merasa terbantu dengan adanya belajar terbatas tatap muka.

"Jadi belajarnya terbagi, anak pun lebih paham kalau seandainya belajar di kelas," ungkap ibu dua anak ini.

Hal senada juga disampaikan Desi. Ia menyebut bahwa putrinya lebih paham saat belajar tatap muka.

Putrinya merupakan satu murid madrasah tsanawiyah di Kota Pekanbaru. Ia mengaku putrinya sudah merasakan belajar online sejak tahun ajaran baru.

"Jadi sampai akhir semester ini rata-rata memang belajar online," ulasnya.

Ibu empat anak ini sangat merasakan bahwa belajar secara online harus punya biaya tambahan. Ia harus membeli kuota internet sekali seminggu.

"Itu saja kendalanya.kalau belajar online. Ya semoga cepat lah belajar normal lagi," terangnya.

Disdik Kembali Tiadakan Belajar Tatap Muka

Dinas Pendidikan Kota Pekanbaru meniadakan belajar tatap muka secara terbatas di sekolah.

Kebijakan ini seiring peningkatan kasus covid-19. Apalagi Kota Pekanbaru saat ini menyandang status Zona Merah penyebaran Covid-19.

"Kita kembali menggelar belajar secara online. Sebab kondisi terkini penyebaran kasus covid-19 di Kota Pekanbaru sangat mengkhawatirkan," terang Kepala Dinas Pendidikan Kota Pekanbaru, Ismardi Ilyas kepada Tribunpekanbaru.com, Minggu (2/5/2021).

Menurutnya, dinas mengambil kebijakan ini karena kondisi penyebaran covid-19 yang meningkat. Mereka pun meniadakan belajar tatap muka secara terbatas untuk sementara.

"Kita sudah melihat kondisi terkini dari data satgas covid-19 di provinsi dan kota," terangnya.

Ismardi mengatakan sekolah di bawah dinas pendidikan kota sudah mulai belajar online kembali sejak akhir pekan kemarin.

Pihaknya menerapkan belajar online hingga batas waktu yang belum ditentukan. Mereka bisa kembali menerapkan belajar tatap muka secara terbatas bila kondisi membaik.

"Kalau kondisi sudah membaik, tentu kita terapkan belajar tatap muka terbatas lagi," jelasnya.

(Tribunpekanbaru.com/Fernando Sikumbang) 

Berita Pekanbaru lainnya

Penulis: Fernando
Editor: Ariestia
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved