Breaking News:

Update Kasus Tipikor BBM PUPR,Kejari Pelalawan Banding, Ini Permintaan Pengacara Terdakwa pada Jaksa

Update kasus tipikor BBM Dinas PUPR, Kejari Pelalawan banding, ini permintaan pengacara terdakwa pada jaksa, apa ya?

istimewa
Update Kasus Tipikor BBM PUPR,Kejari Pelalawan Banding, Ini Permintaan Pengacara Terdakwa pada Jaksa.Foto:Pengacara terdakwa kasus Tipikor BBM Dinas PUPR Pelalawan, Ilhamdi SH MH. 

TRIBUNPEKANBARU.COM, PANGKALAN KERINCI - Update kasus tipikor BBM Dinas PUPR, Kejari Pelalawan banding, pengacara terdakwa minta jaksa cari tersangka baru.

Kejaksaan Negeri (Kejari) Pelalawan Riau mengajukan banding atas putusan majelis hakim dalam kasus dugaan tindak pidana korupsi belanja bahan bakar minyak gas maupun pelumas Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Pelalawan tahun 2015-2016.

Jaksa Penuntut Umum (JPU) Kejari Pelalawan menyatakan banding lantaran Uang Pengganti (UP) dalam vonis hakim tidak sesuai dengan tuntutan jaksa.

Banding pernyataan banding disampaikan tepat tujuh hari setelah putusan dibacakan majelis hakim pengadilan Tipikor Kota Pekanbaru terhadap terdakwa atas nama M Yasirwan.

Terdakwa Yasirwan telah divonis bersalah dan dijatuhkan hukuman dalam perkara rasuah itu pada 1 April 2021 lalu.

Pengacara terdakwa Yasirwan, Ilhamdi SH MH membenarkan jika JPU Kejari Pelalawan Ajukan banding terhadap vonis tersebut.

Sedangkan pihaknya tidak mengajukan banding setelah berkonsultasi dengan Yasirwan.

Alhasil, pihaknya harus menyusun kontra memori banding atau memori banding dari jaksa.

"Teman-teman jaksa sudah menyerahkan memory bandingnya ke pengadilan. Kita sedang menyusut kontra memori banding," terang Ilhamdi kepada Tribunpekanbaru.com Minggu (2/5/2021).

Ilhamdi menjelaskan, hal yang wajar jika JPU banding atas vonis tersebut lantaran Uang Pengganti (UP) tidak sesuai dengan tuntutannya.

Halaman
123
Penulis: johanes
Editor: Nurul Qomariah
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved