Breaking News:

Video Berita

VIDEO: Sembilan Kali Berturut-turut, Kabupaten Pelalawan Kembali Meraih Opini WTP dari BPK RI

Bupati Pelalawan, H Zukri menyatakan, opini WTP yang diraih kali menjadi motivasi bagi Pemda untuk menuju good governance

TRIBUNPEKANBARU.COM, PANGKALAN KERINCI-- Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pelalawan kembali meraih opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) dari Badan Pemeriksa Keuangan Republik Indonesia (BPK RI) Perwakilan Provinsi Riau, Jumat (30/04/2021).

Opini WTP diberikan saat penyerahan Laporan Hasil Pemeriksaan (LHP) Laporan Keuangan Pemerintah Daerah (LKPD) tahun 2020 di aula kantor BPK Perwakilan Provinsi Riau.

BPK menyematkan opini WTP setelah melakukan pemeriksaan terhadap penggunaan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Pelalawan tahun lalu.

Dari hasil pemeriksaan pengelolaan keuangan itu, BPK memberikan kriteria yang sudah diatur oleh Peraturan Perundang undangan Kementerian Keuangan.

Bupati Pelalawan, H Zukri, bersama Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Baharudin SH menerima langsung predikat WTP dari Kepala BPK RI Perwakilan Riau, Widhi Widayat.

Beberapa pejabat Organisasi Perangkat Daerah (OPD) juga turut serta mendampingi Bupati Zukri dan Ketua Baharudin.

Selain Pelalawan, hadir juga Bupati Siak Alfredy dan Bupati Indragiri Hilir (Inhil) HM Wardan yang juga menerima LHP LKPD daerahnya.

Bupati Pelalawan, H Zukri menyatakan, opini WTP yang diraih kali menjadi motivasi bagi Pemda untuk menuju good governance.

Ia berharap kedepan Pemkab mengedepankan kewajaran dan pertanggungjawaban keuangan yang semestinya. Agar tercapai akuntabilitas penyelenggaraan keuangan daerah.

"Termasuk juga penataan aset daerah yang lebih baik, disamping transparansi keuangan," tandas Zukri.

Kepala Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Pelalawan, Devitson Saharuddin SH MH menyatakan, opini WTP dari BPK RI ini merupakan yang kesembilan kali dan diterima secara berturut-turut oleh Pemda.

Hal ini menunjukan bahwa pengelolaan keuangan dan aset daerah dalam kategori wajar berdasarkan undang-undang yang berlaku.

"Ini predikat WTP yang kesembilan bagi Pelalawan. Kita sudah meraih WTP sejak tahun 2012," terang Devitson.

( Tribunpekanbaru.com /Johannes Wowor Tanjung)

Penulis: johanes
Editor: didik ahmadi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved