Breaking News:

Lendot Kuala Kampar, Kuliner Turun-temurun di Daerah Kepulauan Pelalawan,Nikmat Disantap Buka Puasa

Lendot Kuala Kampar, kuliner turun-temurun di daerah kepulauan Pelalawan Riau, nikmat disantap saat buka puasa

Penulis: johanes | Editor: Nurul Qomariah
istimewa
Lendot Kuala Kampar, Kuliner Turun-temurun di Daerah Kepulauan Pelalawan,Nikmat Disantap Buka Puasa. Foto:Makanan khas dari Kecamatan Kuala Kampar Kabupaten Pelalawan bernama Lendot atau Sempolet yang jadi menu wajib untuk berbuka puasa. 

Selain memiliki gizi yang tinggi, Lendot arau Sempolet juga berguna untuk menghangatkan badan jika cuaca dingin.

Yang paling utama, selera makan tentu meningkat dikala ada sempolet terhidang di bawah tudung saji.

Kuahnya yang kental sangat enak juga disantap sambil santai di rumah setelah menunaikan Salat Tarawih.

Lemdot atau Sempolet bisa ditemukan di wilayah kepulauan lainnya seperti Selat Panjang, Tanjung Batu, dan Tanjung Balai Karimun yang semuanya bertetangga dengan Pulau Penyalai.

Sebagian warga Penyalai yang sudah merantau juga sering membuat Lendot atau Sempolet dengan bahan-bahan yang dicari, sebagai pelepas rindu akan masakan kampung halaman.

"Kalau di tempat lain tak ada ketemu yang seperti itu. Meskipun ada makanan serupa yang dimasak," katanya.

Aang Sugianto juga mengakui cita rasa lendot tersebut.

Jika pria 29 tahun ini berkunjung ke rumah saudaranya di Kuala Kampar, makanan pAling pertama dicari adalah Lendot atau Sempolet ini.

Ia merasa makan tidak lengkap jika penganan ini tidak tersedia di atas meja.

Cita rasanya yang khas dan sangat terasa di lidah membuat ketagihan.

Halaman
1234
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved