Rabu, 8 April 2026
Pemko Pekanbaru
Super Hub Pemko Pekanbaru

Penumpang Stres Ngaku Bawa BOM di Kopernya, Calon Penumpang Lain Jadi Panik

Penumpang Wings Air berinisial FAR menyebut kopernya berisi bom, yang membuat panik sebagian calon penumpang pesawat tersebut.

Editor: CandraDani
KOMPAS.com/Sigiranus Marutho Bere
Pesawat Wings Air dengan rute perdana Kupang-Lombok, saat berada di Bandara El Tari Kupang, NTT, Jumat (25/5/2018) petang 

TRIBUNPEKANBARU.COM - Petugas Up Cek Aviacion Security Bandara Frans Seda Maumere, Kabupaten Sikka, Nusa Tenggara Timur (NTT), menahan seorang penumpang pesawat Wings Air berinisial FAR.

Kabid Humas Polda NTT Kabid Humas Polda NTT Kombes Pol Rishian Krisna Budhiaswanto, mengatakan, FAR ditahan karena menyebut kata bom dalam kopernya.

"Kejadiannya kemarin sore di Bandara Frans Seda Maumere," ungkap Krisna kepada Kompas.com, melalui sambungan telepon, Senin (3/5/2021) malam.

Kejadian itu, lanjut Krisna, bermula pada Minggu (2/5/2021) pukul 14.00 Wita, FAR beserta anaknya melakukan check in di Bandara Frans Seda.

Baca juga: Kabar Gembira, THR Pegawai Di Lingkungan Pemprov Riau Dibayarkan Pekan Ini 

Baca juga: Tak Lagi Dinafkahi Suami, Istri YouTuber Ternama Jual Es Kelapa Muda di Pinggir Jalan

Pesawat Wings Air dengan rute perdana Kupang-Lombok, saat berada di Bandara El Tari Kupang, NTT, Jumat (25/5/2018) petang
Pesawat Wings Air dengan rute perdana Kupang-Lombok, saat berada di Bandara El Tari Kupang, NTT, Jumat (25/5/2018) petang (KOMPAS.com/Sigiranus Marutho Bere)

Rencana keberangkatan FAR, menggunakan maskapai Wings Air dengan nomor penerbangan IW 1941 tujuan Maumere-Makasar-Jakarta. Jadwal penerbangan pukul 15.00 Wita.

"Tak berselang lama, FAR ditahan petugas Up Cek Aviacion Security, karena mengatakan koper yang dibawanya adalah berisi bom," ujar Krisna.

Menurut Krisna, karena menyebut bom dalam koper, membuat panik sebagian calon penumpang lainnya.

Petugas Up Cek Aviacion Security Bandara Frans Seda Maumere, kemudian menghubungi petugas kepolisian yang bertugas di lokasi bandara tersebut.

Polisi dan petugas bandara, kemudian memeriksa isi koper milik FAR.

Selanjutnya, FAR bersama anaknya yang berumur 11 tahun, dibawa ke pos polisi untuk diinterogasi.

"Yang bersangkutan mengakui bersalah atas pernyataan yang dilontarkan, sehingga dia sempat memohon untuk diselesaikan secara internal," ujar Krisna.

"Berdasarkan keterangan yang bersangkutan, kalau koper yang dibawa berisi bom hanya candaan saja, atau unsur kekecewaan atas pembayaran over bagasi," sambung dia.

Setelah itu, FAR kemudian membatalkan jadwal penerbangan dan memberikan klarifikasi, termasuk juga membuat surat pernyataan untuk tidak mengulangi lagi perbuatannya.

"Surat pernyataan itu ditandatangani di Pos polisi KPPP Udara Maumere tadi pagi pada pukul 09.00 Wita. Yang bersangkutan akhirnya diperbolehkan untuk pulang," kata Krisna.(*)

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Bikin Panik, Penumpang Pesawat Wings Air Sebut Kopernya Berisi Bom"

Sumber: Kompas.com
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved