Breaking News:

Takut Foto Tanpa Syur Disebar, Gadis 19 Tahun Pasrah Serahkan Mahkotanya Pada 5 Pemuda di Kebun

Lima orang pemuda berinisial AG (25), CA (22), PR (41), AAGD (27), dan GNAC (30) diringkus polisi lantaran 'menggilir' seorang gadis

Editor: Muhammad Ridho
Shuterstock
Ilustrasi 

Namun sebelum melakukan hubungan intim, keduanya sempat mengobrol terlebih dahulu.

Dan saat mengobrol itulah, tersangka tiba-tiba mendekap korban dari depan, sembari mengacungkan pisau lipat kecil ke leher

korban.

Dengan acungan pisau lipat tersebut, tersangka meminta korban agar tidak berteriak.

Setelah itu, tersangka menyuruh korban untuk mengeluarkan uang dan barang berharganya.

Korban yang tak berdaya, menuruti semua keinginan tersangka.

Apalagi tersangka mengancam akan membunuhnya, bila permintaan tidak dipenuhi.

Setelah itu korban menyerahkan HP Iphone 8 dan uang tunai Rp 100 ribu kepada tersangka.

Bukan lagi melayani pelanggan, NH malah diperkosa pelanggannya.

Usai barang berharga berhasil didapatkan, tersangka mengikat tangan korban ke posisi belakang dengan seutas tali.

Kemudian, pelaku memperkosa korban.

Setelah puas memperkosa NH, pelaku kemudan merampas barang berharga milik korban, tersangka kabur meninggalkan

penginapan.

Korban baru bisa melepas ikatan itu setelah berteriak minta tolong ke penjaga penginapan.

Lalu Sabtu (24/4/2021) sore, korban melihat tersangka berada di sebuah konter handphone yang ada di Kecamatan Lowokwaru.

Korban kemudian mendatangi Polsek Lowokwaru dan bersama anggota Reskrim Polsek Lowokwaru mendatangi lokasi konter

dan menangkap tersangka.

Setelah diperiksa, tersangka mengakui semua perbuatannya tersebut.

Kapolsek Lowokwaru, Kompol Fatkhur Rokhman membenarkan adanya kejadian tersebut.

"Iya memang benar, ada kejadian pemerasan dan pemerkosaan. Pelakunya hanya satu orang," ujarnya, Minggu (2/5/2021).

Atas perbuatannya tersebut, tersangka terancam mendekam di dalam penjara dalam waktu yang lama.

"Tersangka kami kenakan Pasal 368 ayat (1) dan atau Pasal 285 KUHP. Dengan ancaman hukuman penjara selama dua belas

tahun," tandasnya.(Tribunnews.com/tribunnewsbogor.com)

Artikel ini telah tayang di BangkaPos

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved