Breaking News:

Wacana Pembatasan Salat Idul Fitri di Riau, Ini Kriteria Zonasi Covid-19, Apa Saja?

Wacana pembatasan Salat Idul Fitri di Riau, ini kriteria zonasi Covid-19, apa saja? Simak artikel berikut ini

Tribun Pekanbaru/Ilustrasi/Nolpitos Hendri
Wacana Pembatasan Salat Idul Fitri di Riau, Ini Kriteria Zonasi Covid-19, Apa Saja? Foto: Peta Provinsi Riau 

TRIBUNPEKANBARU.COM, PEKANBARU - Wacana pembatasan Salat Idul Fitri di Riau, ini kriteria zonasi Covid-19, apa saja?

Pemerintah Provinsi Riau mewacanakan kebijakan pembatasan Salat Idul Fitri 1442 Hijriah.

Kebijakan ini akan diambil karena melonjaknya kasus positif Corona Virus Disease 2019 (Covid-19).

Gubernur Riau, Syamsuar menegaskan, pelaksanaan Salat Idul Fitri di wilayah yang masuk zona merah dan oranye agar dilakukan di rumah saja.

"Arahan Pak Menteri Agama sudah sangat jelas dan tegas, bahwa untuk daerah yang zona merah dan orange lebih baik salat di rumah," kata Gubri Syamsuar, Senin (3/5/2021).

Pemprov Riau akan mengeluarkan kebijakan ini secara resmi setelah melakukan rapat dengan Majelis Ulama Indonesia (MUI) Provinsi Riau. Rapat diagendakan pada Selasa (4/5/2021).

Syamsuar mengatakan, wilayah yang berstatus zona kuning dan hijau diperbolehkan Salat Idul Fitri di masjid atau di lapangan. Namun dengan tetap menerapkan protokol kesehatan yang ketat.

Lalu, apa saja kriteria pembagian zona tersebut?

Kriteria zonasi pengendalian wilayah hingga tingkat RT dapat dilihat pada Intruksi Menteri Dalam Negeri Nomor 3 Tahun 2021 tertanggal 5 Februari 2021.

Mendagri mengintrukaikan pemerintah daerah tentang Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Berbasis Mikro.

Halaman
123
Penulis: Fernando Sihombing
Editor: Nurul Qomariah
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved