Breaking News:

Angka Kematian Akibat Covid-19 di Rohul Melonjak Hingga 21 Kasus Sebulan Terakhir

Kabupaten Rokan Hulu berada dalam status zona merah dengan angka kematian akibat Covid-19 di Rohul melonjak hingga 21 kasus sebulan terakhir.

Penulis: Syahrul | Editor: Ariestia
Freepik
FOTO ILUSTRASI - Kabupaten Rokan Hulu berada dalam status zona merah dengan angka kematian akibat Covid-19 di Rohul melonjak hingga 21 kasus sebulan terakhir. 

TRIBUNPEKANBARU.COM, PASIRPANGARAIAN - Kabupaten Rokan Hulu berada dalam status zona merah dengan angka kematian akibat Covid-19 di Rohul melonjak hingga 21 kasus sebulan terakhir.

Sebanyak delapan dari 16 kecamatan se Rokan Hulu berstatus zona merah.

Berdasarkan data yang dihimpun dari Diskominfo Rokan Hulu, sepanjang April 2021 terjadi peningkatan kasus covid-19 di Rohul hingga 508 kasus dari awalbya berada diangka 902 kasus melonjak menjadi 1428 kasus.

Dari data tersebut, jumlah pasien dirawat meningkat fsri 36 orang menjadi 81 orang. Sedangkan pasien isolasi mandiri dari 61 orang, naik menjadi 261 orang.

Sedangkan angka yang sembuh, dari 772 orang meningkat menjadi 1.009 orang dan angka korban meninggal juga meningkat 23 orang dari awalnya 51 orang menjadi 74 orang.

Disampaikan oleh Kadinkes Rokan Hulu Bambang mengatakan, pada rapat koordinasi terakhir Satgas Covid-19 Rokan Hulu disimpulkan untuk segera melakukan pembatasan kegiatan masyarakat di semua lini.

"Intinya tu, semua kegiatan kita lakukan pembatasan. Mulai dari pembatasan sosial, pembatasan kerumunan dalam jumlah massal dan sebagainya," sebutnya.

Bambang menerangkan, persoalan utama pada masyarakat saat ini adalah kejenuhan untuk menggunakan masker sebagai bagian dari protokol kesehatan yang wajib untuk dilakukan.

"Persoalannya itu masyarakat sudah jenuh. Kita sudah lakukan sosialisasi, himbauan dan sebagainya. Namun, bagaimana mau kita buat, jika masyarakatnya yang sudah tidak mau," sebutnya.

Terpisah, Kadis Kominfo Rokan Hulu Yusmar memaparkan, penerapan PPKM saat ini sudah diterapkan di hampir semua kecamatan hingga ke tingkat desa dan kelurahan.

Hal tersebut, lanjut Yusmar, merupakan pelaksanaan dari Permendagri Nomor 3/2021 yang diterapkan merata secara nasional.

"Pada tahapan awal, penerapan PPKM di Rohul itu dilakukan di enam kecamatan dan 10 desa sebagai percontohan. Namun, sekarang sudah menyebar ke kecamatan, desa dan kelurahan lainnya," tandasnya.

Di antara lokasi percontohan PPKM di Rohul diantaranya adalah, Desa Pematang Berangan, Desa Koto Tinggi, Kelurahan Ujung Batu, Desa Pematang Tebih, Desa Tanjung Medan, Desa Suka Maju, Desa Rambah Samo Barat, Desa Teluk Aur, Kecamatan Tandun dan Desa Tambusai Barat. (Tribunpekanbaru.com/Syahrul Ramadhan).

Berita Rohul lainnya

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved