Breaking News:

Berkas Eks Teller dan Atasannya yang Tilap Dana Nasabah di Rokan Hulu Dikembalikan Jaksa

Berkas perkara tindak pidana kejahatan perbankan mantan teller dan head teller sebuah bank Pemda dinilai belum lengkap.

TRIBUNPEKANBARU/ALEXANDER
Ekspose di Mapolda Riau, Selasa (30/3/2021) terkait penggelapan dana nasabah oleh tersangka NH (37) selaku mantan teller dan AS (42), mantan Head Teller atau Pemimpin Seksi Pelayanan di salah satu bank milik pemerintah daerah itu. 

TRIBUNPEKANBARU.COM, PEKANBARU-Jaksa peneliti Kejaksaan Tinggi (Kejati) Riau, mengembalikan berkas perkara tersangka tindak pidana kejahatan perbankan ke penyidik kepolisian.

Berdasarkan hasil penelaahan jaksa, berkas perkara masih belum lengkap.

Sehingga berkas dikembalikan ke penyidik Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Ditreskrimsus) Polda Riau, selaku pihak yang menangani perkara.

Tentunya, pengembalian berkas ini disertai dengan petunjuk jaksa yang harus dilengkapi, atau P-19.

Adapun tersangka dalam perkara ini, adalah NH (37) selaku mantan teller dan AS (42), mantan Head Teller atau Pemimpin Seksi Pelayanan di salah satu bank milik pemerintah daerah itu.

Keduanya bertanggung jawab atas pencurian atau pembobolan uang nasabah senilai miliar rupiah.

Baca juga: Perawat Cantik Tiba-tiba Disiram Bensin Saat Rehat, Pelaku Langsung Kabur Usai Nyalakan Korek Api

Baca juga: Rampas Tas Mahasiswi Hingga Korban Terjatuh, Pelaku Jambret di Padang Dihadiahi Timas Panas

Direktur Utama (Dirut) Bank Riau Kepri Andi Buchari saat memberikan keterangan kepada wartawan, Rabu (31/3), terkait dua oknum di institusinya yang membobol dana nasabah dengan tidak sah.
Direktur Utama (Dirut) Bank Riau Kepri Andi Buchari saat memberikan keterangan kepada wartawan, Rabu (31/3), terkait dua oknum di institusinya yang membobol dana nasabah dengan tidak sah. (Tribunpekanbaru.com/Rino Syahril)

Terkait pengembalian berkas tersangka ini, dibenarkan Kepala Seksi (Kasi) Penerangan Hukum (Penkum) dan Humas Kejati Riau, Muspidauan, Selasa (4/5/2021).

"Hasil penelitiaan berkas tersangka NH dan AS belum lengkap, P-19," sebutnya.

Untuk itu disebutkan Muspidauan, saat ini pihaknya masih menunggu berkas tersangka dilimpahkan kembali, untuk diteliti lagi kelengkapan formil maupun materilnya.

"Sekarang, kami menunggu kembali pelimpahan berkas. Kalau dilimpahkan lagi, kami teliti kembali berkas itu," ungkap dia.

Halaman
12
Penulis: Rizky Armanda
Editor: CandraDani
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved