Breaking News:

57 Mobnas Belum Diserahkan, BPKAD Pelalawan Tunggu Informasi dari OPD

Sebanyak 57 mobil dinas (Mobnas) belum diserahkan, sehingga BPKAD Pelalawan menunggu informasi dari Organisasi Perangkat Daerah (OPD).

Tribun Pekanbaru/Johannes Tanjung
Ratusan mobil dinas dan kendaraan dinas operasional di lingkungan Pemkab Pelalawan dikumpulkan di lapangan Kantor Bupati Pelalawan untuk didata ulang sejak Senin (03/05/2021) lalu. 

TRIBUNPEKANBARU.COM, PANGKALAN KERINCI - Sebanyak 57 mobil dinas (Mobnas) belum diserahkan, sehingga BPKAD Pelalawan menunggu informasi dari Organisasi Perangkat Daerah (OPD).

Proses pendataan ulang mobil dinas dan kendaraan dinas operasional di lingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pelalawan Riau telah memasuki hari ketiga sejak dimulai pada Senin (03/05/2021) lalu.

Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Pelalawan telah mengumpulkan seratusan Mobil Dinas (Mobdin) di lapangan kantor bupati milik 41 Organisasi Perangkat Daerah (OPD), termasuk 12 kecamatan.

Petugas penataan aset daerah masih bekerja untuk mendata ulang aset bergerak tersebut hingga semua Kendaraan Dinas (Randis) bisa diinventarisir sesuai dengan jumlah awalnya.

"Sampai sekarang petugas kita masih bekerja dan menunggu mobil lain yang belum diserahkan. Kita minta agar dihadirkan oleh pejabat yang berwenang," kata Kepala BPKAD Pelalawan, Devitson Saharuddin SH MH, kepada tribunpekanbaru.com, Rabu (05/05/2021).

Berdasarkan data yang masuk, saat ini Mobnas yang telah dikumpulkan dan berhasil didata ulang sebanyak 199 unit.

Kendaraan itu milik seluruh OPD dengan jenis yang beragam serta kondisi yang tidak sama.

Pihaknya masih menunggu 57 kendaraan lagi yang harus dilaporkan oleh OPD agar didata kembali.

OPD beralasan bahwa kendaraan yang belum diantar dalam keadaan rusak berat.

Ada juga yang saat ini masih berada di bengkel untuk proses perbaikan dan belum selesai.

Sebagian masih digunakan oleh pejabat yang bersangkutan untuk kepentingan pekerjaan.

"Terakhir masih ada mobil dinas di tangan mantan pejabat dan mantan anggota dewan. Ini akan kita bicarakan selanjutnya," terang Devitson.

Proses pendataan ini ditargetkan selama satu pekan tuntas, namun jika belum terkumpul semua pihaknya akan menagih alasan dari OPD terkait.

Selanjutnya pihaknya akan melaporkan kepada Bupati Pelalawan H Zukri untuk arahan selanjutnya.(Tribunpekanbaru.com/Johannes Wowor Tanjung)

Berita Pelalawan lainnya

Penulis: johanes
Editor: Ariestia
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved