Breaking News:

Amparan Tatak,Kue Tradisional Khas Banjar di Inhil Riau Laris Manis saat Ramadan, Penasaran Rasanya?

Amparan tatak lembut manis,kue tradisional khas Banjar di Inhil Riau laris manis saat Ramadan, penasaran rasanya?

TRIBUNPEKANBARU/TM FADHLI
Amparan Tatak,Kue Tradisional Khas Banjar di Inhil Riau Laris Manis saat Ramadan, Penasaran Rasanya? Foto:Wadai amparan tatak di gerai papadaan milik Teguh di Jalan M Boya Tembilahan, Inhil Riau. 

TRIBUNPEKANBARU.COM, TEMBILAHAN - Amparan tatak lembut manis,kue tradisional khas Banjar di Inhil Riau laris manis saat Ramadan, penasaran rasanya?

Rasanya yang manis membuat amparan tatak selalu diburu masyarakat untuk dijadikan menu berbuka puasa bersama keluarga dan orang - orang terdekat.

Amparan tatak adalah satu di antara kue atau wadai khas banjar di Tembilahan, Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil) Riau yang paling banyak peminatnya khususnya saat bulan Ramadan.

Amparan tatak berwarna putih terbuat dari tepung yang mana di dalamnya terdapat potongan pisang atau nangka dengan tekstur yang halus sekaligus lembut sehingga bisa dikonsumsi segala usia.

Amparan tatak biasanya dibuat di dalam loyang berukuran sedang atau besar yang kemudian dipotong beberapa bagian dengan harga Rp5 ribu, untuk mendapatkan sepotong kue atau wadai tersebut.

Oleh karena itu, tidak mengherankan bila kelembutan dan rasa manis pada amparan tatak membuatnya sangat digemari oleh masyarakat, apalagi di bulan puasa sebagai menu berbuka.

Teguh (24), seorang penjual wadai di Tembilahan menuturkan, penjualan wadai termasuk sangat meningkat drastis pada Ramadan ini, khususnya untuk penjualan wadai tradisional amparan tatak.

“Wadainya (amparan tatak) lembut sebagaimana tekstur kue papadaan. Wadai yang paling laku dan juga cepat habis adalah amparan tatak,” ungkap Teguh belum lama ini di gerai papadaannya di Jalan M Boya Tembilahan.

Menurut Teguh, saat bulan Ramadan ini penjualan wadainya mampu meraup untung 200 persen, berbeda dari hari biasa yang waktu berjualanya lebih lama dari pukul 13.00 - 16.00 WIB dengan untung lebih sedikit.

“Alhamdulillah, meningkat permintaan di bulan Ramadan. Amparan tatak adalah jenis-jenis kue atau wadai yang laris dijual,” tutur Teguh yang telah berjualan sekitar 5 tahun ini.

Halaman
12
Penulis: T. Muhammad Fadhli
Editor: Nurul Qomariah
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved