Breaking News:

Gara-gara Drama Korea Vicenzo Produk Indonesia Ini Laku Keras di Korsel

Drama Korea Vicenzo sukses membawa cuan bagi Indonesia, produk Indonesia ini laku keras di negeri gingseng Korea Selatan.

Facebook tvN
Drama korea Vincenzo 

TRIBUNPEKANBARU.COM - Drama Korea Vicenzo sukses membawa cuan bagi Indonesia, produk Indonesia ini laku keras di negeri gingseng Korea Selatan.

Duta Besar Indonesia untuk Korea Selatan (Korsel), Umar Hadi optimistis perdagangan Indonesia dan Negeri Gingseng secara umum akan meningkat pasca-pandemi covid-19.

Menurut dia, hal itu berdasarkan potensi besar dari produk-produk makanan dan minuman olahan Indonesia yang diterima masuk pasar Korsel, karena beberapa alasan, di antaranya terkait dengan drama Korea (drakor).

"Mulai terbukanya konsumen Korea Selatan akan produk negara lain, satu contoh yang cukup menarik ada satu drama Korea Selatan yang lagi top, judulnya Vincenzo," katanya, dalam acara ‘Dialog Gerakan Ekspor Nasional: Target Ekspor Negara Sahabat’ yang digelar Tribun Network secara virtual, Selasa (6/4/2021).

"Ada satu adegan (di drakor Vicenzo-Red) pemainnya makan permen Kopiko, tiba-tiba Kopiko membanjiri pasar Korea Selatan, menjadi banyak dicari orang di sini (Korsel-Red). Ini upaya sengaja dari pihak produsen," jelasnya.

Selain itu, Umar menuturkan, optimistis peningkatan perdagangan tersebut karena Korsel banyak mengipor bahan baku energi dari Indonesia.

"Sebanyak 30 persen ekspor Indonesia ke Korsel bentuknya batu bara, di mana harganya naik terus, mestinya kita lihat nilainya meningkat. Kemudian, gas alam kita pangsa pasarnya di Korea Selatan hampir 5 persen," jelasnya.

Meski demikian, Umar mengaku kerap mendapat keluhan dari importir Negeri Ginseng terkait dengan produk asal Indonesia.

"Mereka komplain paling banyak bukan soal kuantitas, tapi konsistensi dari kualitas," ujarnya.

Ia menyebut, keluhan lain terkait dengan waktu pengiriman barang yang sering terlambat, kemasan produk yang dinilai tidak tahan lama, dan banyak produk asal Indonesia tidak dapat memenuhi angka standar kesehatan yang ditetapkan Korea Selatan.

Adapun, perdagangan Indonesia dan Korsel puncaknya terjadi pada 2018, yakni dengan nilai total hampir 20 miliar dollar AS, dengan surplus di pihak Indonesia sekitar 2 miliar dollar AS.

Tetapi, sejak 2019 dan 2020 terus menurun, terutama akibat dampak pandemi.

(Tribunnews/Seno Tri Sulistiyono/Yanuar Riezqi Yovanda/ Tribunpekanbaru.com )

Artikel ini telah tayang di TribunJateng.com dengan judul Permen Kopiko Laris di Korsel Gara-gara Drakor Vicenzo, https://jateng.tribunnews.com/2021/04/07/permen-kopiko-laris-di-korsel-gara-gara-drakor-vicenzo.

Editor: Vito

Editor: Ilham Yafiz
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved