Breaking News:

Perusahaan Belum Membayarkan THR Hingga Sepekan Jelang Lebaran, Karyawan di Riau Bisa Lapor ke Sini

Jika perusahaan belum membayarkan THR hingga sepekan menjelang lebaran, karyawan di Riau dapat membuat laporan.

Tribun Pekanbaru/Kompas.com/Ilustrasi/Nolpitos Hendri
Jika perusahaan belum membayarkan THR hingga sepekan menjelang lebaran, karyawan di Riau dapat membuat laporan. 

TRIBUNPEKANBARU.COM, PEKANBARU - Jika perusahaan belum membayarkan THR hingga sepekan menjelang lebaran, karyawan di Riau dapat membuat laporan.

Namun sejak dibuka 19 Aril 2021 lalu, hingga kini posko pengaduan Tunjangan Hari Raya (THR) di Kantor Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Riau, belum ada menerima laporan dari buruh atau karyawan perusahaan terkait permasalahan pembayaran THR.

Posko ini sengaja didirikan oleh Disnaker Riau sebagai upaya pemerintah untuk mempermudah karyawan untuk menyampaikan laporan yang berkaitan dengan persoalan THR.

Dengan adanya posko ini diharapkan persoalan pembayaran THR dari perusahaan kepada karyawannya bisa diselesaikan.

"Namun sampai hari ini kami belum ada menerima laporan atau pengaduan dari buruh terkait dengan masalah pembayaran THR," kata Kepala Disnakertrans Riau, H Jonli, Rabu (5/5/2021).

Jonli menegaskan, perusahaan wajib membayar THR buruh atau karyawannya paling lambat satu pekan menjelang lebaran.

Bagi buruh yang belum menerima THR hingga batas waktu yang sudah ditetapkan tersebut, diminta untuk segera melaporkan ke posko pengaduan baik yang ada di provinsi maupun di kabupaten/kota.

"Biasanya laporan itu masuknya sudah dekat-dekat mau lebaran atau setelah lebaran," katanya.

Jonli menjelaskan, bagi perusahaan yang terdampak Covid-19, agar dapat melaporkan ke pihaknya terkait minta difasilitasi soal pembayaran THR.

Artinya, perusahaan harus menyampaikan bahwa usaha mereka benar-benar dalam kondisi menurun penghasilannya akibat Pandemi Covid-19.

"Namun yang menentukan kalau perusahaan itu benar-benar terdampak Covid-19, harus diperiksa dulu oleh Tim Pengawasan Dinas Tenaga Kerja. Benar tidak perusahaan kena Covid atau benar tidaknya laporan keuangan perusahaannya itu," sebut Jonli.

Bagi perusahaan yang benar-benar terdampak Covid-19 sebut Jonli, maka direkomendasikan untuk membayar THR karyawannya dengan bertahap selama dua kali.

Akan tetapi, tidak mengurangi nominal THR yang wajib diberikan kepada karyawannya. (Tribunpekanbaru.com/Syaiful Misgiono).

Berita Riau lainnya

Penulis: Syaiful Misgio
Editor: Ariestia
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved