Breaking News:

Sidang Perdana Perkara KUD di Siak, Hakim Kesal dengan Kuasa Hukum Terdakwa

Sidang perdana perkara jual beli lahan KUD Tunas Muda, Rabu (5/5/2021) sempat diskorsing 3 kali sebelum akhirnya ditunda.

Penulis: Mayonal Putra | Editor: Rinal Maradjo
Shutterstock
Ilustrasi sidang di pengadilan 

Majlis kemudian menunda sidang sampai Kamis (6/5/2021) sembari kuasa hukum terdakwa melengkapi persyaratannya.

Di luar persidangan, Eko Saputra mengaku sempat tiga kali diberi kesempatan oleh majlis untuk melengkapi persyaratannya.

Pada kesempatan terakhir masih ada surat yang tidak dilengkapi matrai.

Karena ia kuasa dari kedua terdakwa maka pada surat kuasa harusnya dilengkapi oleh dua matrai.

Kekurangan matrai tersebut di surat kuasa menyebabkan kuasa hukum terdakwa belum memenuhi syarat untuk beracara.

“Kami mendapat surat dakwaan sehari sebelum sidang, jadi kami agak keteteran dalam hal ini. Saya menyayangkan hal ini, seharusnya seminggu sebelum sidang diberikan,” kata Eko.

Waktu yang diberikan oleh majlis bakal dimanfaatkannya untuk melengkapi persyaratannya. Ia akan lebih siap untuk menghadapi persidangan berikutnya.

Sementara itu, Jaksa Penuntut Umum (JPU) Maria Prescillia membantah jika terlambat memberikan surat dakwaan.

Pihaknya menganggap masih dalam tenggat waktu yang wajar, yakni sebelum jadwal persidangan.

“Ditundanya sidang bukan karena masalah surat dakwaan, tetapi karena persyaratan dia yang belum lengkap. Kami memberikan surat dakwaan masih dalam tenggat waktunya,” kata dia.

Halaman
1234
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved