Breaking News:

Sidang Perdana Perkara KUD di Siak, Hakim Kesal dengan Kuasa Hukum Terdakwa

Sidang perdana perkara jual beli lahan KUD Tunas Muda, Rabu (5/5/2021) sempat diskorsing 3 kali sebelum akhirnya ditunda.

Penulis: Mayonal Putra | Editor: Rinal Maradjo
Shutterstock
Ilustrasi sidang di pengadilan 

Maria mengungkapkan, kedua terdakwa dikenakan 4 pasal dalam perkara ini, yakni pasal 263 ayat 2 KUHPidana, terkaut menggunakan surat palsu, pasal 385 ayat 1 KUHPidana tentang penyorobotan lahan, Pasal 378 KUHPidana tentang penipuan dan pasal 372 KUHPidana tentang penggelapan.

“Ada 4 pasal yang kami terapkan pada perkara ini, yakni penggunaan surat palsu, penyerobotan lahan, penipuan dan penggelapan,” kata dia.

Perkara ini berawal dari jual beli lahan seluas 122 Ha. KUD Tunas Muda sebagai pemilik lahan harus menelan pil pahit karena proses jual beli itu.

Sebab, sebelum pihak pembeli melunasi transaksinya, lahan itu disertifikatkan oleh pihak pembeli.

Proses penerbitan sertifikat ini diduga dengan dokumen palsu.

Pihak pembeli sendiri adalah kedua terdakwa yang bertindak sebagai ketua dan bendahara KUD Sialang Makmur, Kabupaten Pelalawan.

Sebelumnya, kuasa hukum KUD Tunas Muda Dedy Reza menyampaikan, kliennya kehilangan lahan kebun sawit seluas 122 Ha karena tertipu jual beli lahan dengan KUD Sialang Makmur asal Pelalawan.
Permasalahan ini terjadi atas dasar jual beli yang sah pada 2011 lalu, namun ada ketidaksesuaian janji bayar.

KUD Tunas Muda menjual lahan di Kampung Dayun seluas 122 Ha senilai Rp6,9 miliar. Koperasi Sialang Makmur membayar uang muka Rp3,9 miliar.

KUD Sialang Makmur sebagai pembeli meminta Surat Keterangan Ganti Rugi (SKGR) kepada KUD Tunas Muda pada 2013 lalu.

Mereka mengurus balik nama dari KUD Tunas menjadi KUD Sialang Makmur.

Sebanyak 61 nama masing-masing 2 Ha dibuat SKGR. Namun pihak KUD Tunas Muda hanya menyerahkan fotokopi SKGR saja, sedangkan yang asli ditahan. Tujuannya sebagai jaminan kalau pembeli tidak membayar sesuai perjanjian.

Dalam pada itu, pengurus KUD Tunas Muda kaget tiba-tiba sertifikat tanah diterbitkan BPN atas nama pihak dari KUD Sialang Makmur.

Halaman
1234
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved