Breaking News:

Syarat Alih Status, Puluhan Pegawai KPK Dikabarkan Tak Lolos Tes Wawasan Kebangsaan, Ini Kata Novel

Puluhan pegawai Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dikabarkan tidak lolos tes wawasan kebangsaan (TWK) termasuk penyidik Novel Baswedan.

DOKUMENTASI TRIBUNNEWS / HERUDIN
Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). 

TRIBUNPEKANBARU.COM - Puluhan pegawai Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dikabarkan tidak lolos tes wawasan kebangsaan (TWK) termasuk penyidik Novel Baswedan.

Total ada 75 orang yang dikabarkan tak lulus dan terancam dipecat.

Tes tersebut digelar oleh KPK sebagai syarat alih status pegawai menjadi aparatur sipil negara (ASN).

Dari 75 pegawai tersebut, menurut kabar yang beredar, Penyidik Senior KPK, Novel Baswedan, ikut di dalamnya.

Kabar tersebut pertama kali dikatakan oleh sumber dari KPK, diberitakan Tribunnews sebelumnya.

Seperti diberitakan sebelumnya, Novel Baswedan telah buka suara terkait kabar yang beredar soal pemecatan dirinya.

Penyidik senior Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Novel Baswedan saat memberikan kesaksian dalam sidang kasus penyiraman air keras terhadapnya di Pengadilan Negeri Jakarta Utara, di Jakarta Pusat, Kamis (30/4/2020).
Penyidik senior Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Novel Baswedan saat memberikan kesaksian dalam sidang kasus penyiraman air keras terhadapnya di Pengadilan Negeri Jakarta Utara, di Jakarta Pusat, Kamis (30/4/2020). (Tribunnews / Herudin)

Bahkan dirinya mengaku sudah tahu bakal dipecat melalui dalih Asesmen TWK.

Novel mengatakan upaya menyingkirkan orang-orang yang berintegritas dari KPK adalah upaya lama.

Novel pun mengaku tak menyangka saat ini upaya tersebut justru dilakukan pimpinan KPK melalui tes ASN.

"Upaya untuk menyingkirkan orang-orang baik dan berintegritas dari KPK adalah upaya lama yang terus dilakukan."

Halaman
123
Editor: Ilham Yafiz
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved