Breaking News:

Kasus Penipuan Jual Beli Lahan di Siak, Ketua dan Bendahara KUD Asal Pelalawan Dijerat 4 Dakwaan

Sidang kasus penipuan jual beli lahan di Siak, Ketua dan Bendahara KUD asal Pelalawan dijerat empat dakwaan.

Penulis: Mayonal Putra | Editor: Ariestia
Internet
Ilustrasi - Sidang kedua kasus penipuan jual beli lahan di Siak digelar, Kamis (6/5/2021) dan Ketua dan Bendahara KUD asal Pelalawan dijerat empat dakwaan. 

Bahkan pihaknya telah menyiapkan saksi-saksi yang kompeten untuk menghadapi perkara tersebut. 

“Satu kali sidang kami menyiapkan 5 saksi, dan kami juga menyiapkan saksi ahli yakni 2 orang dalam perkara ini. Karena perkara ini menarik perhatian publik maka kami akan menghadirkan saksi di pengadilan,” kata Maria. 

Sementara itu, kuasa hukum kedua terdakwa yakni Eko Saputra, SH mengatakan pihaknya mengajukan eksepsi ke majlis hakim.

Pada 19 April 2021 mendatang pihaknya akan membacakan eksepsi untuk menangkis dakwaan yang dibacakan JPU. 

“ya, banyak hal yang bisa kita bantah, nanti secara rigit kami uraikan dalam eksepsi kami atas dakwaan JPU. Kami akan mempersiapkan eksepsi kami lebih matang nanti,” kata dia. 

Sehari sebelumnya, sidang sempat diskorsing 3 kali sebelum akhirnya ditunda majlis.

Kuasa hukum KUD Tunas Muda Dedy Reza, SH mengatakan kliennya kehilangan lahan kebun sawit seluas 122 Ha karena tertipu jual beli lahan dengan KUD Sialang Makmur asal Pelalawan.

Permasalahan ini terjadi atas dasar jual beli yang sah pada 2011 lalu, namun ada ketidaksesuaian janji bayar.

KUD Tunas Muda menjual lahan di Kampung Dayun seluas 122 Ha senilai Rp6,9 miliar.

Koperasi Sialang Makmur membayar uang muka Rp3,9 miliar.

Halaman
123
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved