Breaking News:

Kenali Bahaya Habis Sahur Langsung Tidur

Namun, tak jarang rasa kantuk tak tertahankan muncul setelah makan sahur, karena kekenyangan maupun kurang tidur.

Editor: Firmauli Sihaloho
shutterstock
Ilustrasi 

TRIBUNPEKANBARU.COM - JAKARTA. Sahur adalah salah satu kegiatan yang rutin dijalankan muslim agar lebih bertenaga menjalankan puasa. 

Namun, tak jarang rasa kantuk tak tertahankan muncul setelah makan sahur, karena kekenyangan maupun kurang tidur.

Sebagian orang pun lebih memilih tidur di pagi hari setelah sahur. 

Akan tetapi muncul pertanyaan, apakah tidur setelah sahur baik bagi kesehatan? Begini penjelasannya. 

Dokter Spesialis Penyakit Dalam Konsultan Endokrin, Metabolik, dan Diabetes RSPI dr Wismandari Wisnu menjelaskan, tidur setelah sahur dapat mengakibatkan masalah pencernaan. "Langsung tidur setelah sahur akan berdampak terutama pada saluran cerna," kata Wismandari pada Kompas.com, Sabtu (1/4). 

Dia menambahkan, tubuh manusia membutuhkan waktu untuk mencerna makanan yang dimakan. Posisi terlentang dapat menyebabkan makanan yang belum sepenuhnya dicerna di lambung mudah naik ke kerongkongan. 

Wismandari juga menjelaskan pada kondisi itu terjadi refluks asam atau gastro-esophageal reflux disease (GERD). Hal itu bisa terjadi karena katup antara lambung dan kerongkongan tidak menutup sempurna. "Pada kondisi ini pasien bisa merasakan panas/nyeri dada, asam di mulut, mual, kembung, sakit tenggorokan," ungkap Wismandari. 

Selain itu tidur setelah sahur juga bisa menyebabkan sembelit. Hal itu terjadi karena seharusnya pengosongan lambung membutuhkan waktu sekitar dua sampai tiga jam setelah makan. 

"Dengan posisi terlentang terlalu cepat dapat menghambat proses pengosongan lambung. Jika ini terus terjadi bisa memicu sembelit," tutur Wismandari. 

Gejala GERD 

Melansir Healthline, 28 April 2021, beberapa penelitian telah mengaitkan makan sebelum tidur dengan penambahan berat badan. Lebih lanjut, orang yang makan sebelum tidur bisa GERD. Beberapa gejalanya adalah sebagai berikut: 

  • Maag. 
  • Kesulitan menelan. 
  • Benjolan di tenggorokan. 
  • Erosi gigi. 
  • Batuk kronis. 
  • Radang tenggorokan. 

Jika Anda mengalami salah satu gejala ini, Anda mungkin ingin menghindari makan sebelum tidur karena saat berbaring lebih mudah untuk muntah.

Lalu, jika Anda terlanjur terkena GERD atau refluks asam, hindari makan apa pun setidaknya selama 3 jam sebelum berbaring di tempat tidur. 

Selain itu hindari minum atau makan apa pun yang mengandung kafein, alkohol, teh, cokelat, atau rempah-rempah panas. Semua jenis makanan tersebut bisa memperparah gejala.

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul Bahaya Tidur Setelah Sahur, dari Berat Badan Naik hingga GERD dan di KONTAN.CO.ID

Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved