Breaking News:

Libur Lebaran, Objek Wisata di Riau yang Berada di Zona Merah dan Orange Harus Tutup

Dinas Pariwisata, akan menutup objek pariwisata di Riau yang berada di zona merah dan oranye penyebaran Covid-19, selama libur Lebaran.

Gambar oleh fernando zhiminaicela dari Pixabay
FOTO ILUSTRASI -Covid-19. Pemerintah Provinsi Riau melalui Dinas Pariwisata, akan menutup objek pariwisata di Riau yang berada di zona merah dan oranye penyebaran Covid-19, selama libur Lebaran 2021. 

TRIBUNPEKANBARU.COM, PEKANBARU - Pemerintah Provinsi Riau melalui Dinas Pariwisata, akan menutup objek pariwisata di Riau yang berada di zona merah dan oranye penyebaran Covid-19, selama libur Lebaran 2021.

Demikian disampaikan Kepala Dinas Pariwisata Provinsi Riau, Roni Rakhmat Kamis (6/5/2021).

Ia mengatakan, penutupan destinasi wisata di zona merah dan oranye itu menindaklanjuti Intruksi Kepala Kepolisian Negara Republik Indonesia (Kapolri) melalui surat telegram Nomor STR/336/IV/PAM.3.2./2021.

Lebih lanjut Roni mengatakan, Dispar Riau telah menginformasikan kepada Kepala Dinas Pariwisata kabupaten/kota di Riau, melalui surat nomor 556/DPAR-DP-SU/0360, perihal Antisipasi Penyebaran Covid-19 di Destinasi Wisata.

"Dalam rangka memutus mata rantai penularan Covid-19 kami telah menyurati Dinas Pariwisata kabupaten/kota di Provinsi Riau, agar segera ditindaklanjuti kepada pengelola destinasi wisata untuk menutup destinasi wisata yang berada di zona merah dan zona oranye selama masa libur lebaran,"ujarnya.

Kepada masyarakat, Roni meminta agar bisa menahan diri untuk tidak datang ke tempat-tempat yang berisiko tinggi.

Hal ini untuk memutus mata rantai penularan Covid-19 di daerah.

"Mari bersabar menahan diri hal ini untuk kebaikan kita semua, agar kita terhindar dari penyebaran Covid-19,"jelasnya.

Sebelumnya, Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo menerbitkan telegram instruksi kepada jajarannya di seluruh Polda di Indonesia.

Ia meminta jajarannya mengawasi kegiatan di tempat wisata selama masa libur Hari Raya Idul Fitri 2021.

Kapolri memerintahkan seluruh Kapolda memetakan lokasi wisata yang ada di setiap wilayah, baik yang buka maupun yang tutup.

Kemudian melaksanakan giat fungsi intelijen dan deteksi dini serta deteksi aksi terhadap animo masyarakat yang melakukan kunjungan wisata.

Selain itu, Kapolri meminta jajarannya mengamankan dan memperketat pengawasan protokol kesehatan di destinasi wisata yang menerima wisatawan saat libur lebaran. (Tribunpekanbaru.com/Nasuha Nasution).

Berita lainnya terkait Covid-19

Penulis: Nasuha Nasution
Editor: Ariestia
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved