Breaking News:

Video Berita

VIDEO: Zikri Sopir Mobil Pembawa Telur Sempat Khawatir Tidak Dapat Melintas

Zikri bertujuan ke Pekanbaru untuk mendistribusikan dan menjual telur ayam dari tempatnya di Payakumbuh.

TRIBUNPEKANBARU.COM, BANGKINANG - Mobil pengangkut telor ayam dari Payakumbuh, Sumatera Barat terpaksa diberhentikan petugas karena tidak memiliki surat hasil rapid test atau surat kesehatan, Kamis (6/5).

Pengendara bernama Zikri asal Payakumbuh mengaku terkejut dengan adanya penyekatan arus.

Ia mengaku tidak mengetahui sebelumnya tentang adanya penyekatan arus.

Zikri bertujuan ke Pekanbaru untuk mendistribusikan dan menjual telur ayam dari tempatnya di Payakumbuh.

"Saya khawatir juga jika tidak diizinkan masuk, bisa rugi saya," ungkapnya.

Dirinya bersyukur setelah melakukan pengecekan kesehatan dibolehkan masuk karena kendaraan dan aktifitasnya termasuk yang diperbolehkan melintas.

Sebelumnya Gubernur Riau, Syamsuar menjelaskan ada sejumlah kendaraan yang dibolehkan melewati perbatasan.

tidak semua kendaraan yang melintasi pos tersebut diminta untuk putar balik. Ada beberapa kriteria kendaraan yang diizinkan melintas sesuai dengan aturan yang sudah ditetapkan.

"Ada pengecualian. Kendaraan yang terkait kepentingan hajat orang banyak, yang tidak berkaitan dengan orang mudik tentu akan diberi kemudahan," ujarnya.

Kendaraan yang dibolehkan lewat pos penyekatan dimaksud Wagubri yakni kendaraan membawa sembako, kendaraan operasional pelayanan publik dan lainnya sesuai yang telah ditentukan.

Diantaranya adalah kendaraan pimpinan lembaga tinggi negara, kendaraan dinas operasional dengan TNKB dinas ASN, TNI/Polri yang digunakan untuk kedinasan. Kemudian kendaraan pemadam kebakaran, mobil ambulanc, mobil jenazah, mobil barang dengan ketentuan tidak membawa penumpang serta kendaraan membawa obat-obat dan alat kesehatan

Selain itu kendaraan yang digunakan untuk kepentingan mendesak, yaitu bekerja/perjalanan dinas, kunjungan keluarga sakit, kunjungan duka keluarga meninggal, ibu hamil yang didampingi satu orang anggota keluarga, pesalinan yang didampingi dua orang anggota keluarga, pelayanan kesehatan darurat juga diperbolehkan melintas.

Termasuk kendaraan yang mengangkut pekerja Migran Indonesia, warga Indonesia terlantar, dan pelajar/mahasiswa yang berada di luar negeri, serta pemulangan orang dengan alasan khusus oleh pemerintah sampai ke daerah asal seseai ketentuan berlaku.

Penulis: Ikhwanul Rubby
Editor: David Tobing
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved