Breaking News:

Bisnis Prostitusi Ini Berjalan di Bawah Tanah, Kamar Ukuran Liang Lahat, Pengap, Bau, Jadi Incaran

Sugguh di luar diguaaan banyak orang, bisnis prostitusi ini berjalan di tempat yang tak biasa, berada di ruangan bawah tanah.

Editor: Hendri Gusmulyadi
TribunJakarta.com/Gerald Leonardo Agustino
Ruang bawah tanah di lokalisasi Gang Royal, Penjaringan, Jakarta Utara, yang menyajikan kamar bercinta ukuran liang lahat. 

TRIBUNPEKANBARU.COM - Mungkin biasanya berlokasi di hotel, atau tempat yang masih wajar.

Namun nampaknya di lokasi agak berbeda.

Apapun bentuk kamar dan kondisinya bagaimana, tak banyak dipersoalkan lelaki hidung belang untuk menyalurkan hasratnya pada Pekerja Seks Komersial (PSK).

Kamar ukuran 1 x 2 meter ruang bawah tanah nan pengap, berbau serta kasur busa penuh noda bekas sperma tak menjadi halangan bagi pengumbar syahwat.

Berikut gambaran ruang bawah tanah lokalisasi Gang Royal pinggir rel Kereta Api (KA) di Penjaringan yang dilansir dari TribunJakarta.com (grup Surya.co.id).

Lokalisasi Gang Royal banyak berjajar bangunan kafe.

Ada sebuah kafe tanpa nama bernomor 8. Temboknya warna oranye sehingga dengan warna yang mencolok itu cukup membedakan dengan kafe lain di Gang Royal dilengkapi dengan pintu kayu bernuansa cerah.

Kafe tersebut termasuk satu dari 17 tempat hiburan malam yang dibongkar menyusul aduan warga soal praktik prostitusinya yang meresahkan selama Ramadan.

Dalam pembongkaran sore tadi, petugas awalnya memasuki kafe tersebut dari pinggir rel dan mendapati ruangan di dalamnya kosong.

Meski demikian, petugas dibuat tertarik dengan keberadaan dua pintu di lantai kafe itu.

Halaman
1234
Sumber: Surya
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved