Breaking News:

Puluhan Personel AU Myanmar Mengundurkan Diri, Ratusan Personel AD Bergabung Ke Pembangkang

Para personel yang hengkang dari Angkatan Udara Myanmar itu berasal dari berbagai kepangkatan, termasuk perwira.

AFP
ILUSTRASI 

TRIBUNPEKANBARU.COM - Satu per satu personel tentara di Myanamr mengundurkan diri dari militer negara itu.

Kemunduran para tentara diduga tidak sepaham dengan kebijakan institusinya yang semakin brutal.

Lebih dari 80 personel meninggalkan Angkatan Udara Myanmar sejak militer melakukan kudeta pada 1 Februari.

Para personel yang hengkang dari Angkatan Udara Myanmar itu berasal dari berbagai kepangkatan, termasuk perwira.

Kapten Lin Htet Aung dari Defense Services Academy Intake 54 mengonfirmasi laporan itu di media sosial sebagaimana dilansir The Irrawaddy, Kamis (6/5/2021).

Dia menambahkan, ratusan tentara dari unit infanteri juga telah bergabung dengan gerakan pembangkangan sipil (CDM).

“Lebih dari 10 perwira dari Angkatan Udara telah bergabung dengan CDM. Pangkat tertinggi dari mereka adalah kapten,” kata Lin Htet Aung yang juga sedang melakukan aksi mogok.

Para personel Angkatan Udara yang kabur tersebut berasal dari pangkalan udara dan unit komunikasi penerbangan di daerah Yangon, Mandalay, Ayeyarwady, dan Negara Bagian Kachin.

“Beberapa melarikan diri karena mereka melakukan pelanggaran. Yang lain bergabung dengan CDM atas kemauan mereka sendiri,” imbuh Lin Htet Aung.

Lin Htet Aung menambahkan, kepergian mereka bisa berdampak negatif pada fungsi administratif Angkatan Udara Myanmar.

Halaman
12
Editor: Guruh Budi Wibowo
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved